Senin, 28 September 2026
15:32 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Konflik Sabah 2013

Konflik Sabah 2013

artikel daftar Wikimedia

Konflik Sabah 2013
Bagian dari Persengketaan Sabah
250px-Felda-Sahabat_Sabah_Kg-Tanduo-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu masuk ke lokasi pertama terjadinya kebuntuan di Kampung Tanduo, yang sekarang menjadi kamp Angkatan Darat Malaysia. Papan namanya bertuliskan (dalam bahasa Melayu), "Selamat datang di Kamp Desa Tanduo. Awas! Anda telah memasuki kamp militer. Mohon jaga disiplin Anda!". Peta lokasi kebuntuan
Tanggal11 Februari – 24 Maret 2013
(1 bulan, 1 minggu, 6 hari)
Lokasi
Hasil

Kemenangan Malaysia

  • ribuan imigran gelap di sabah di pulangkan
  • pelucutan milisi Sulu
Pihak terlibat
Kesultanan Sulu
Didukung oleh :
Front Pembebasan Nasional Moro
 Malaysia
 Sabah
Didukung Oleh :
 Filipina
Tokoh dan pemimpin
Jamalul Kiram III
Nur Misuari
Hishammuddin Hussein
Abdul Halim
Najib Razak
Zulkifeli Mohd. Zin
Anifah Aman
Musa Aman
Benigno Aquino III
Kekuatan
235–400 Militan 7,000 ATM
1,000+ PGU
17 FNSS ACV-15
3 f-18 hornet
5 Hawk 200
Korban jiwa dan kerugian
56 Militan Tewas
11 Terluka
149 ditangkap
12 Tewas
16 Terluka
6 Warga Sipil Tewas

Konflik Sabah atau Operasi Daulat adalah sebuah insiden yang muncul setelah sekelompok orang sekitar 235–400 orang, beberapa dari mereka bersenjata, tiba dengan perahu di Kampung Tanduo, Lahad Datu, Sabah dari pulau Simunul, Tawi-Tawi dari Filipina selatan pada tanggal 11 Februari 2013.[1][2] Kelompok ini, yang menyebut diri mereka Pasukan Keamanan Kerajaan Kesultanan Sulu dan Borneo Utara,[1] yang dikirim oleh Jamalul Kiram III, salah satu penuntut tahta Kesultanan Sulu. Kiram menyatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk menegaskan klaim teritorial mereka yang belum terselesaikan di timur Sabah (bekas Borneo Utara).[3]

Pasukan keamanan Malaysia telah mengepung desa Tanduo di Lahad Datu di mana kelompok itu berkumpul, sementara negosiasi untuk penyelesaian damai dari konflik ini terus berlangsung.[4]

Reaksi

Negara

  •  Filipina – Sekretaris Luar Negeri Filipina, Albert del Rosario meminta jaminan pemerintah Malaysia bahwa hak rakyat Filipina "yang telah menjadi penduduk tetap di Sabah dan yang mungkin di kalangan kumpulan" akan dihormati. Dia juga meminta warga Filipina untuk "kembali ke rumah-rumah dan keluarga mereka."[5] Ia juga menjelaskan bahwa tindakan kelompok Filipina tersebut tidak direstui oleh pemerintah Filipina.[6]
  •  Indonesia – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganjurkan solusi diplomatis. Ia berkata "Saya akan mencari solusi diplomatis pada masa yang akan datang, karena ini buruk sekali (kalau kejadiannya berkepanjangan). (Tetapi) itu tidak berarti Indonesia akan campur tangan dalam urusan dalam negeri Malaysia.”[7]
  •  Amerika Serikat – Duta Besar AS ke Filipina, Harry K. Thomas, Jr. mengatakan bahwa Manila dan Kuala Lumpur dapat bekerja sama mengenai hal ini dengan baik. Dia juga menambahkan bahwa kedua negara ini akan duduk bersama dan berbincang, konflik ini dapat diatasi tanpa pertumpahan darah.[8] Selain itu, Amerika Serikat juga menyambut baik Perjanjian Rangka Kerja Bangsamoro pada tahun 2012.[9]

Aktor non-negara

  • Ahli waris Kesultanan Sulu lainnya
    • Muedzul Lail Tan Kiram mengecam tindakan yang dilakukan oleh Jamalul Kiram III dan ahli waris lainnya sebagai "aksi tidak terpuji dari penguasa tandingan palsu".[10][11]
    • Fuad Kiram mengecam tindakan yang dilakukan oleh sepupunya, Jamalul Kiram III. Ia menyatakan bahwa permasalahan Sabah harus diselesaikan dengan jalur damai.[12] Ia memberi doa kepada rakyat Lahad Datu yang terdampak dari konflik.[13]

Referensi

  1. 1 2 "Heirs of Sultan of Sulu pursue Sabah claim on their own". Philippine Daily Inquirer. 16 Februari 2013. Diakses tanggal 20 Februari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mullen, Jethro (15 Februari 2013). "Filipino group on Borneo claims to represent sultanate, Malaysia says". CNN. Diakses tanggal Februari 25, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Frialde, Mike (23 Februari 2013). "Sultanate of Sulu wants Sabah returned to Phl". The Philippine Star. Diakses tanggal 24 Februari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "PH calls for peaceful solution to Borneo standoff". Philippine Daily Inquirer. 17 Februari 2013. Diakses tanggal 19 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "DFA statement on the Filipinos in Lahad Datu, Sabah, February 15, 2013". Official Gazette of the Republic of the Philippines. 15 Februari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-11. Diakses tanggal 19 Februari 2013.
  6. ↑ "Malaysia stand-off with Philippine group". BBC News Online. 15 Februari 2013. Diakses tanggal 19 Februari 2013.
  7. ↑ "Indonesian president Susilo urges diplomatic solution to Lahad Datu crisis". ABN News. 19 Maret 2013. Diakses tanggal 14 Januari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  8. ↑ Alipala, Julie and Rosauro, Ryan (23 Februari 2013). "US stays clear of Sabah row". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal 25 Februari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  9. ↑ "US Hails Peace Deal". Manila Bulletin. 16 Oktober 2012. Diakses tanggal 25 Februari 2013.
  10. ↑ "Statement from Ampun Muedzul-Lail Tan Kiram, 35th Sultan of Sulu". PRLog. 15 Februari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Maret 2016. Diakses tanggal 21 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Naidu, Sumisha (21 Februari 2013). Multiple Sultans of Sulu making claims for Sabah (video). Malaysiakini. Terjadi di 1:15. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Februari 2013. Diakses tanggal 26 Februari 2013.{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Nawal, Allan (26 Februari 2013). "2 more claim to be real sultan of Sulu". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal 26 Februari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Govt-recognized Sultan of Sulu, Fuad Kiram, asks for sobriety, prayers for peace on standoff". The Borneo Insider. 24 Februari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Februari 2015. Diakses tanggal 26 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Topik
Kumpulan etnis
Bagian
Kota utama
Kota
Kota lainnya
Desa
Pulau
Teluk
Sungai
Konflik Spratly


40px-Flag_map_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

20px-Flag-map-of-philippines.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Filipina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan