Sabtu, 17 Oktober 2026
09:53 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Kota Marudu

Kota Marudu

kota di Malaysia

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaKota Marudu
permukiman Suntingan nilai di Wikidata
330px-KotaMarudu_Sabah_PusatBandar-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
osm-intl,12,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kota_Marudu&revid=28600259&groups=_5373de0b0323b6b3903dca01b1e8e2d7fbb0884b&parser=parsoidKoordinat: 6°29′23″N 116°44′10″E / 6.48972°N 116.73611°E / 6.48972; 116.73611 
Negara berdaulatMalaysia
Negara bagian di MalaysiaSabah
Divisi di MalaysiaKudat Division (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
NegaraMalaysia Suntingan nilai di Wikidata

Distrik Kota Marudu merupakan sebuah pecahan pusat administrasi tingkat distrik yang terletak dalam negara bagian Sabah, Malaysia.

Kota Marudu terletak di Bagian Kudat, Sabah.

Etimologi

Istikah Kota merujuk pada Benteng. Sedangkan, nama Marudu berasal dari bahasa masyarakat Balangigi yaitu “Mairudu” atau “Maiuludu” yang berarti “suatu kedudukan yang terletak pada satu tempat”, merujuk pada letak geografis Teluk Marudu yang merupakan sebuah teluk besar. Sejak saat itu, istilah Mairudu berubah menjadi Marudu dan Mailudu menjadi Maludu. Oleh karena itu, penulis Barat sering menyebut Marudu sebagai Marudu, Marudo atau Maludu.[butuh rujukan]

Nama Marudu pertama kali dipetakan oleh seorang pelaut Belanda pada tahun 1595 yang berlayar dari Brunei dan mencapai Marudu, Palawan dan Kepulauan Sulu . Saat berada di perairan Marudu, ia menemukan suku Balangigi atau disebut juga oleh orang Spanyol dengan sebutan "Camucones" yang menjadi pasukan laut Kesultanan Brunei dan Sulu saat itu.[1]

Sejarah

Distrik ini dulunya dikenal sebagai kubu pemimpin lokal bernama Sharif Usman. Sharif mengelola wilayah tersebut di bawah persetujuan Kesultanan Sulu meskipun ia mengelola tempat tersebut di bawah kekuasaannya sendiri sebagai kepala suku yang independen.[1] Ia kemudian terlibat dalam perselisihan dengan penguasa kolonial Borneo Utara Britania setelah dituduh sebagai bajak laut dan terlibat dalam perdagangan budak, di mana ia terbunuh dalam pertempuran dengan yang terakhir dan seluruh bentengnya hancur.[2]

Pertempuran Marudu

Pada 19 Agustus 1845, terjadi pertempuran Marudu. Pasukan penyerang yang diketuai oleh dua orang Malaya-Serawak memimpin penyerangan. Mereka bergerak dalam dua divisi dan menyusuri sungai menuju hulunya. Kapten pasukan ini adalah Kapten Charles Talbot yang menyerang benteng yang saat ini sisa reruntuhanya bisa dikunjungi di tepi sungai Marudu.[3]

Demografi

Jumlah penduduk distrik Kota Marudu menurut sensus terakhir tahun 2010 adalah 66.374 jiwa.[4] Sebagian besar terdiri dari Dusun (dari suku Gobukon, Tobilung, Tagahas, Bunduliwan-Tinagas, Kimaragang-Sonsogon, Garo, Luba dan Talantang), Rungus, Bajau, Orang Sungai (Tambanuo) dan Cina (terutama Hakka). Seperti di distrik lain di Sabah, ada sejumlah besar imigran ilegal dari Filipina selatan, terutama dari Kepulauan Sulu dan Mindanao yang tidak termasuk dalam statistik populasi.[butuh rujukan]

Administratif

Distrik Kota Marudu merupakan salah sebuah distrik yang terdapat dalam negara bagian Sabah.

Galeri foto

  • Tandek Mosque.
    Masjid Tandek.
  • Kota Marudu Basel Church.
    Gereja Kota Marudu Basel.
  • St. Theresa Catholic Church.
    Gereja Katolik St. Theresa.
  • Goshen Seventh Day Adventist Church.
    Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Goshen.
  • Crocker Range.

Referensi

  1. 1 2 "Latar Belakang Daerah" [District Background] (dalam bahasa Melayu). Kota Marudu District Office. Diarsipkan dari asli tanggal 7 November 2017. Diakses tanggal 19 Februari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Graham Saunders (5 November 2013). A History of Brunei. Routledge. hlm. 76–. ISBN 978-1-136-87394-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Rutter, Owen (1922). Sejarah Kalimantan, British North Borneo: catatan tentang sejarah, sumberdaya dan suku-suku asli. Yogyakarta: Diglossia Media. hlm. 142. ISBN 9786026466389.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggalPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Population by ethnic group, Local Authority area and state, Malaysia" (PDF). Department of Statistics, Malaysia. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 Februari 2012. Diakses tanggal 19 Februari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Topik
Kumpulan etnis
Bagian
Kota utama
Kota
Kota lainnya
Desa
Pulau
Teluk
Sungai
Konflik Spratly
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan