Minggu, 20 September 2026
23:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ketamin

Ketamin

Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua.
Ketamin
250px-Ketamine2DCSD.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(S)-Ketamine ball-and-stick model
Data klinis
Nama dagangIvanes, Ketalar, Ketanaest, KTM-100, dll
Nama lainCI-581; CL-369; CM-52372-2[1]
AHFS/Drugs.commonograph
License data
Kategori
kehamilan
Potensi
kecanduan
Moderate–high[3][4]
Rute
pemberian
Any[5][6][7][8]
Kelas obatAntagonis reseptor NMDA; Anestesi umum; Halusinogen disosiatif; Analgesik; Antidepresan
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas
Pengikatan protein23 – 47%.[12]
Metabolismehati, usus (oral):[7][13][14]
Metabolit
Onset aksi
  • Intravenous: seconds[15]
  • Intramuscular: 1–5 min[15][16]
  • Subcutaneous: 15–30 min[16]
  • Insufflation: 5–10 min[15]
  • By mouth: 15–30 min[15][16]
Waktu paruh eliminasi
Durasi aksi
  • Intramuscular: 0.5–2 hours[16]
  • Insufflation: 45–60 min[15]
  • By mouth: 1–6+ jam[15][16]
Ekskresi
Pengenal
  • (RS)-2-(2-Klorofenil)-2-(metilamino)sikloheksanona
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.027.095 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC13H16ClNO
Massa molar237,73 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
KiralitasCampuran rasemat:[15]
Titik leleh92[18] °C (198 °F)
  • Clc1ccccc1C2(NC)CCCCC2=O
  • InChI=1S/C13H16ClNO/c1-15-13(9-5-4-8-12(13)16)10-6-2-3-7-11(10)14/h2-3,6-7,15H,4-5,8-9H2,1H3 checkY
  • Key:YQEZLKZALYSWHR-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Ketamin, dijual di bawah nama merek Ketalar, adalah obat yang terutama digunakan untuk memulai dan mempertahankan anestesi. Hal ini memberikan efek analgesik, sedasi, dan amnesia. Kegunaan lainnya adalah untuk nyeri kronis dan sedasi dalam perawatan intensif.[19][20] fungsi Jantung, pernapasan, dan saluran napas refleks umumnya tetap fungsional.[21] Efek biasanya dimulai dalam waktu lima menit bila diberikan melalui suntikan dan bertahan hingga 25 menit.

Efek samping yang umum terjadi adalah reaksi psikologis setelah penggunaan obat dihentikan. Reaksi-reaksi ini diantaranya adalah agitasi, kebingungan, atau halusinasi.[22][23] Peningkatan tekanan darah dan tremor otot relatif umum terjadi, sedangkan tekanan darah rendah dan penurunan pernapasan cukup jarang.[24] Kejang laring mungkin jarang terjadi. Ketamin telah diklasifikasikan sebagai reseptor NMDA antagonis; hal ini juga bertindak pada reseptor opioid.[25]

Ketamin ditemukan pada tahun 1962.[26] Obat ini tercantum pada Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia, daftar obat paling efektif dan aman yang dibutuhkan dalam sistem kesehatan.[27] Ketamin juga digunakan sebagai obat rekreasi.[28]

Ada indikasi bahwa ketamin dapat membantu mengobati depresi.[29]

Referensi

  1. Morton IK, Hall JM (6 Desember 2012). Concise Dictionary of Pharmacological Agents: Properties and Synonyms. Springer Science & Business Media. hlm. 159–. ISBN 978-94-011-4439-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Ketamine (Ketalar) Use During Pregnancy". Drugs.com. 22 November 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juni 2020. Diakses tanggal 18 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Drug Scheduling". US DEA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 April 2024. Diakses tanggal 29 Desember 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Ketamine is listed in Schedule III.
  4. Huang, MC., Lin, SK. (2020). Ketamine Abuse: Past and Present. In: Hashimoto, K., Ide, S., Ikeda, K. (eds) Ketamine. Springer, Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-15-2902-3_1
  5. Bell RF, Eccleston C, Kalso EA (Juni 2017). "Ketamine as an adjuvant to opioids for cancer pain" (PDF). The Cochrane Database of Systematic Reviews. 6 (9): CD003351. doi:10.1002/14651858.CD003351.pub3. PMC 6481583. PMID 28657160. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2024. Diakses tanggal 10 September 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  6. Moyse DW, Kaye AD, Diaz JH, Qadri MY, Lindsay D, Pyati S (Maret 2017). "Perioperative Ketamine Administration for Thoracotomy Pain". Pain Physician. 20 (3): 173–184. PMID 28339431.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 Mathew SJ, Zarate Jr CA (25 November 2016). Ketamine for Treatment-Resistant Depression: The First Decade of Progress. Springer. hlm. 8–10, 14–22. ISBN 978-3-319-42925-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Brayfield A, ed. (9 Januari 2017). "Ketamine Hydrochloride: Martindale: The Complete Drug Reference". MedicinesComplete. London, UK: Pharmaceutical Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Agustus 2021. Diakses tanggal 24 Agustus 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Kintz P (22 Maret 2014). Toxicological Aspects of Drug-Facilitated Crimes. Elsevier Science. hlm. 87–. ISBN 978-0-12-416969-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 3 Marland S, Ellerton J, Andolfatto G, Strapazzon G, Thomassen O, Brandner B, Weatherall A, Paal P (Juni 2013). "Ketamine: use in anesthesia". CNS Neurosci Ther. 19 (6): 381–9. doi:10.1111/cns.12072. PMC 6493613. PMID 23521979.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Hashimoto K (Oktober 2019). "Rapid-acting antidepressant ketamine, its metabolites and other candidates: A historical overview and future perspective". Psychiatry and Clinical Neurosciences. 73 (10): 613–627. doi:10.1111/pcn.12902. PMC 6851782. PMID 31215725.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Dayton PG, Stiller RL, Cook DR, Perel JM (1983). "The binding of ketamine to plasma proteins: emphasis on human plasma". Eur J Clin Pharmacol. 24 (6): 825–31. doi:10.1007/BF00607095. PMID 6884418. S2CID 807011.
  13. Hijazi Y, Boulieu R (Juli 2002). "Contribution of CYP3A4, CYP2B6, and CYP2C9 isoforms to N-demethylation of ketamine in human liver microsomes". Drug Metabolism and Disposition. 30 (7): 853–8. doi:10.1124/dmd.30.7.853. PMID 12065445. S2CID 15787750.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Rao LK, Flaker AM, Friedel CC, Kharasch ED (Desember 2016). "Role of Cytochrome P4502B6 Polymorphisms in Ketamine Metabolism and Clearance". Anesthesiology. 125 (6): 1103–1112. doi:10.1097/ALN.0000000000001392. PMID 27763887. S2CID 41380105.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 3 4 5 6 7 8 Sinner B, Graf BM (2008). "Ketamine". Dalam Schüttler J, Schwilden H (ed.). Modern Anesthetics. Handbook of Experimental Pharmacology. Vol. 182. hlm. 313–33. doi:10.1007/978-3-540-74806-9_15. ISBN 978-3-540-72813-9. PMID 18175098.
  16. 1 2 3 4 5 6 Quibell R, Prommer EE, Mihalyo M, Twycross R, Wilcock A (Maret 2011). "Ketamine*". Journal of Pain and Symptom Management (Therapeutic Review). 41 (3): 640–9. doi:10.1016/j.jpainsymman.2011.01.001. PMID 21419322. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 September 2018. Diakses tanggal 28 Juli 2014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 Chang T, Glazko AJ (1974). "Biotransformation and disposition of ketamine". Int Anesthesiol Clin. 12 (2): 157–77. doi:10.1097/00004311-197412020-00018. PMID 4603048. S2CID 30723730.
  18. Sass W, Fusari S (1977). "Ketamine". Analytical Profiles of Drug Substances. Vol. 6. Academic Press. hlm. 297–322. doi:10.1016/S0099-5428(08)60347-0. ISBN 9780122608063.
  19. Zgaia, AO; Irimie, A; Sandesc, D; Vlad, C; Lisencu, C; Rogobete, A; Achimas-Cadariu, P (2015). "The role of ketamine in the treatment of chronic cancer pain". Clujul medical (1957). 88 (4): 457–61. doi:10.15386/cjmed-500. PMC 4689236. PMID 26733743.
  20. Zapantis, A; Leung, S (September 2005). "Tolerance and withdrawal issues with sedation". Critical care nursing clinics of North America. 17 (3): 211–23. doi:10.1016/j.ccell.2005.04.011. PMID 16115529.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. Green, SM; Roback, MG; Kennedy, RM; Krauss, B (2011). "Clinical Practice Guideline for Emergency Department Ketamine Dissociative Sedation: 2011 Update". Annals of Emergency Medicine. 57 (5): 449–61. doi:10.1016/j.annemergmed.2010.11.030. PMID 21256625.
  22. "Ketamine Injection". Drugs.com. Diakses tanggal 1 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. Strayer, RJ; Nelson, LS (2008). "Adverse events associated with ketamine for procedural sedation in adults". American Journal of Emergency Medicine. 26 (9): 985–1028. doi:10.1016/j.ajem.2007.12.005. PMID 19091264.
  24. "Ketamine Side Effects". drugs.com. Diakses tanggal 1 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. Kohrs, R; Durieux, ME (November 1998). "Ketamine: Teaching an old drug new tricks". Anesthesia & Analgesia. 87 (5): 1186–93. doi:10.1213/00000539-199811000-00039. PMID 9806706.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. "Ketamine - CESAR". Center for substance abuse research. University of Maryland. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-12. Diakses tanggal 26 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diakses tanggal 8 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. Morgan, Celia J. A.; Curran, H. Valerie (Januari 2012). "Ketamine use: a review". Addiction. 107 (1): 27–38. doi:10.1111/j.1360-0443.2011.03576.x. PMID 21777321. Diakses tanggal 25 Maret 2016.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. scienceblog (2022-08-23). "Pengobatan ketamin untuk depresi". scienceblog. Diakses tanggal 2023-01-26.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan