Senin, 21 September 2026
04:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kakongo

Kakongo

330px-Congo_Map_by_Stanley.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta wilayah Kongo yang dibuat oleh Henry Morton Stanley.

Kakongo adalah kerajaan kecil yang terletak di pesisir Samudra Atlantik di Afrika Tengah. Wilayah kerajaan ini kini merupakan bagian dari Republik Kongo serta Provinsi Cabinda di Angola. Kerajaan ini merupakan salah satu pusat perdagangan yang penting di kawasan tersebut pada abad ke-17 hingga abad ke-19 bersama dengan Kerajaan Ngoyo dan Loango. Rakyatnya menuturkan dialek bahasa Kikongo dan dapat dianggap sebagai bagian dari kelompok etnis Bakongo.

Sejarah pembentukan kerajaan ini tidak diketahui dan tradisi lisan yang dikumpulkan di kawasan tersebut pada abad ke-19 dan ke-20 tidak menjelaskan asal-usul kerajaan ini.[1] Berdasarkan penemuan arkeologis, kawasan tempat berdirinya kerajaan ini sudah memasuki Zaman Besi pada abad ke-5 SM.

Kerajaan ini pertama kali disebutkan dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Raja Kongo Afonso I pada tahun 1535 yang mengklaim bahwa Afonso I adalah penguasa kawasan tersebut.[2] Namun, Kakongo adalah negara yang merdeka paling tidak semenjak abad ke-16. Pedagang Portugis yang mencari tembaga, gading dan budak mulai mendirikan pabrik di Kakongo pada tahun 1620-an. Kakongo juga menjadi pusat perdagangan yang penting pada abad ke-18 dan sering dikunjungi oleh pedagang Inggris, Prancis dan Belanda.

Catatan kaki

  1. Phillipson, David W. (2005) African Archaeology (3rd edition) Cambridge University Press, Cambridge, England, page 295, ISBN978-0-521-54002-5
  2. Martin, Phyllis M. (1972) The external trade of the Loango Coast, 1576-1870: the effects of changing commercial relations on the Vili Kingdom of Loango Clarendon Press, Oxford, England, hlm. 31, OCLC635840790


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan