Kamis, 22 Oktober 2026
17:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Iterbium(II) iodida

Iterbium(II) iodida

senyawa kimia

Bagikan:
Iterbium(II) iodida
250px-Kristallstruktur_Cadmiumiodid.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/2HI.Yb/h2*1H;/q;;+2/p-2
    Key: SJLISRWUWZVXNZ-UHFFFAOYSA-L
  • [I-].[I-].[Yb+2]
Sifat
I2Yb
Massa molar 426,85 g·mol−1
Penampilan Padatan kuning[1]
Titik lebur 780 °C (1.440 °F; 1.050 K)[1](terurai)
Struktur
Trigonal
P3m1 (No. 164)
a = 448 pm, c = 696 pm[2]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Iterbium(II) iodida adalah salah satu senyawa iodida dari iterbium, dengan Rumus YbI2. Senyawa ini memiliki bentuk padatan dengan warna kuning.

Pembuatan

Iterbium(II) iodida dapat dibuat dengan memanaskan iterbium(III) iodida:[1]

2   Y b I 3   → Δ   T   2   Y b I 2   +   I 2 {\displaystyle \mathrm {2\ YbI_{3}\ {\xrightarrow[{}]{\Delta \ T}}\ 2\ YbI_{2}\ +\ I_{2}} } {\displaystyle \mathrm {2\ YbI_{3}\ {\xrightarrow[{}]{\Delta \ T}}\ 2\ YbI_{2}\ +\ I_{2}} }

Senyawa ini juga dapat dibuat dengan mereaksikan logam iterbium dengan 1,2-diiodoetana dalam tetrahidrofuran:[3]

Y b   +   I C H 2 C H 2 I   → T H F   Y b I 2   +   H 2 C = C H 2 {\displaystyle \mathrm {Yb\ +\ ICH_{2}CH_{2}I\ {\xrightarrow[{}]{THF}}\ YbI_{2}\ +\ H_{2}C=CH_{2}} } {\displaystyle \mathrm {Yb\ +\ ICH_{2}CH_{2}I\ {\xrightarrow[{}]{THF}}\ YbI_{2}\ +\ H_{2}C=CH_{2}} }

Meskipun reaksi tersebut berlangsung pada suhu kamar, karena sensitivitas dari reagen, disarankan untuk menanganinya dalam bentuk anhidrat dan di bawah gas lengai. Jika tidak, bila terdapat oksigen, maka oksidasi menjadi iterbium(III) akan terjadi secara cepat. Hal ini dapat dikenali secara visual dari perubahan warna dari larutan hijau menjadi kuning.

Sifat dan kegunaan

Iterbium(II) iodida merupakan padatan berwarna kuning yang sangat sensitif terhadap udara dan kelembapan serta akan teroksidasi menjadi iterbium(III) dengan cepat. Senyawa ini akan bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan iodida basa, dan bereaksi keras dengan asam.[1] Iterbium(II) iodida bersinter pada tekanan 0,01 Torr dari suhu sekitar 780 °C dan akan menghasilkan leburan kental pada suhu sekitar 920 °C. Ia mulai terdisproporsionasi menjadi iterbium dan iterbium(III) iodida. Pada suhu sekitar 800 °C, sublimat iterbium(II) iodida berwarna kuning akan teramati pada dinding kaca; sublimat ini akan mengaburkan disproporsionasi secara sebagian. Oleh karena itu, titik leburnya tidak dapat ditentukan secara tepat.[1][4]

Seperti samarium(II) iodida (SmI2), iterbium(II) iodida adalah salah satu pereaksi yang digunakan dalam reaksi kimia organik.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 G. Jantsch; N. Skalla; H. Jawurek (10 November 1931). "Zur Kenntnis der Halogenide der seltenen Erden. V. Über die Halogenide des Ytterbiums". Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie (dalam bahasa Inggris). 201 (1): 207–220. doi:10.1002/zaac.19312010119.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Walter Döll; Wilhelm Klemm (5 Mei 1939). "Messungen an zwei- und vierwertigen Verbindungen der seltenen Erden. VII. Über die Struktur einiger Dihalogenide". Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie (dalam bahasa Inggris). 241 (2–3): 239–258. doi:10.1002/zaac.19392410211.
  3. 1 2 Pierre-Marie Girard; Jean Louis Namy; Henri B. Kagan (April 1980). "Divalent lanthanide derivatives in organic synthesis. 1. Mild preparation of samarium iodide and ytterbium iodide and their use as reducing or coupling agents". Journal of the American Chemical Society (dalam bahasa Inggris). 102 (8): 2693–2698. doi:10.1021/ja00528a029. ISSN 0002-7863.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie, System Nr. 39, Band C 6, S. 199–200.

Bacaan lebih lanjut

Garam dan turunan kovalen dari ion iodida
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan