Kamis, 15 Oktober 2026
06:58 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Gadolinium diiodida

Gadolinium diiodida

senyawa kimia

Bagikan:
Gadolinium diiodida
250px-2H-MoS2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama lain
Gadolinium(II) iodida
Penanda
Model 3D (JSmol)
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/Gd.2HI/h;2*1H/q+2;;/p-2
    Key: DOUOICPRZGCJLL-UHFFFAOYSA-L
  • [I-].[I-].[Gd+2]
Sifat
GdI2
Massa molar 411,06 g·mol−1
Penampilan Padatan perunggu[1]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Gadolinium diiodida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus GdI2. Senyawa ini adalah sebuah elektrida, dengan rumus ionik Gd3+(I−)2e−,[2] dan oleh karena itu bukan senyawa gadolinium(II) sesungguhnya. Ia bersifat feromagnetik pada suhu 276 K dengan magnetisasi saturasi 7,3 B; ia menunjukkan magnetoresistansi negatif yang besar (~70%) pada 7 T di dekat suhu kamar.[3] Gadolinium diiodida dapat diperoleh dengan mereaksikan gadolinium dan gadolinium triiodida pada suhu tinggi:[4]

Gd + 2 GdI3 → 3 GdI2

GdI2 dapat bereaksi dengan hidrogen pada suhu tinggi (800 °C) untuk menghasilkan gadolinium hidrogen iodida (GdI2H0,97[5]).[6]

Referensi

  1. ↑ Haynes, William M. (2012). CRC handbook of chemistry and physics : a ready-reference book of chemical and physical data. Boca Raton, Fla.: CRC. hlm. 84. ISBN 978-1-4398-8049-4. OCLC 793213751.
  2. ↑ Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, hlm. 1240–1242, ISBN 0-7506-3365-4{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ K Ahn, C Felser, R Seshadri, R.K Kremer, A Simon (Mei 2000). "Giant negative magnetoresistance in GdI2". Journal of Alloys and Compounds (dalam bahasa Inggris). 303–304: 252–256. doi:10.1016/S0925-8388(00)00668-X. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-23. Diakses tanggal 17 Februari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ François Nief (2010). "Non-classical divalent lanthanide complexes". Dalton Transactions (dalam bahasa Inggris). 39 (29): 6589–6598. doi:10.1039/c001280g. ISSN 1477-9226. PMID 20631944. Diakses tanggal 17 Februari 2024.
  5. ↑ Michaelis, C.; Mattausch, H.; Simon, A. LnHal2Hn - new phases in the ternary system lanthanide/halogen/hydrogen. II: preparation. Zeitschrift fuer Anorganische und Allgemeine Chemie, 1992. 610: 23-27. ISSN0044-2313.
  6. ↑ C. Michaelis, W. Bauhofer, H. Buchkremer-Hermanns, R. K. Kremer, A. Simon, G. J. Miller (Desember 1992). "LnHal2Hn – Neue Phasen in den ternären Systemen Ln/Hal/H (Ln = Lanthanoid, Hal = Br, I) III. Physikalische Eigenschaften". Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie (dalam bahasa Jerman). 618 (12): 98–106. doi:10.1002/zaac.19926180118. ISSN 0044-2313. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Juli 2022. Diakses tanggal 17 Februari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Garam dan turunan kovalen dari ion iodida
Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa anorganik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan