Senin, 21 September 2026
04:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Imbrium

Imbrium

250px-Mare_Imbrium.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kawah Mare Imbrium
Pembagian dari Skala waktu geologi Bulan :
Pra-Nektarian - Nektarian - Imbrium Awal - Imbrium Akhir - Eratostenium - Kopernikum

Imbrium adalah periode geologi Bulan yang terbagi menjadi dua kala, yaitu Imbrium Awal dan Akhir.

805qdxo27btehmou9ou8e3jpzg9m4lv.png
Juta tahun yang lalu

Imbrium Awal

250px-Lunar_Olivine_Basalt_15555_from_Apollo_15_in_National_Museum_of_Natural_History.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu basal olivin yang berasal dari bulan, terbentuk 3.3 miliar tahun lalu

Kala Imbrium Awal hanya berlangsung selama 50 juta tahun, dari 3.85 miliar tahun lalu hingga 3.8 miliar tahun lalu. Kala ini dimulai tepat setelah pembombardiran berat akhir berakhir. Salahsatu asteroid dari peristiwa tersebut menubruk bulan, membentuk kawah Mare Imbrium, menandai mulainya periode Imbrium. Beberapa kawah atau cekungan besar lainnya di Bulan, (seperti Mare Crisium, Tranquilitatis, Serenitatis, Fecunditatis, dan Procellarum) juga terbentuk pada kala ini. Kawah-kawah tersebut, saat terbentuk diperkirakan memiliki permukaan berupa batuan basal.

Imbrium Akhir

Kala Imbrium akhir berlangsung selama 600 juta tahun, dari 3.8 miliar tahun lalu hingga 3.2 miliar tahun lalu. Pada kala ini, mantel Bulan memiliki kandungan batuan basal yang tinggi. Ini dikarenakan tumbukan yang terjadi menyebabkan mantel menipis atau mengurangi tekanan pada mantel berkurang, menyebabkan material pada mantel keluar hingga ke permukaan, bergabung dengan batuan basal yang dihasilkan oleh tumbukan-tumbukan tersebut. Hampir seluruh sampel batuan Bulan berasal dari kala ini.

Hubungan dengan skala waktu geologi Bumi

Imbrium juga digunakan sebagai pembagian tak resmi dari eon Hadean[1]

Referensi

  1. W. Harland; R. Armstrong; A. Cox; L. Craig; A. Smith; D. Smith (1990). A Geologic time scale 1989. Cambridge University Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan