Senin, 28 September 2026
18:49 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Imbrium

Imbrium

250px-Mare_Imbrium.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kawah Mare Imbrium
Pembagian dari Skala waktu geologi Bulan :
Pra-Nektarian - Nektarian - Imbrium Awal - Imbrium Akhir - Eratostenium - Kopernikum

Imbrium adalah periode geologi Bulan yang terbagi menjadi dua kala, yaitu Imbrium Awal dan Akhir.

805qdxo27btehmou9ou8e3jpzg9m4lv.png
Juta tahun yang lalu

Imbrium Awal

250px-Lunar_Olivine_Basalt_15555_from_Apollo_15_in_National_Museum_of_Natural_History.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu basal olivin yang berasal dari bulan, terbentuk 3.3 miliar tahun lalu

Kala Imbrium Awal hanya berlangsung selama 50 juta tahun, dari 3.85 miliar tahun lalu hingga 3.8 miliar tahun lalu. Kala ini dimulai tepat setelah pembombardiran berat akhir berakhir. Salahsatu asteroid dari peristiwa tersebut menubruk bulan, membentuk kawah Mare Imbrium, menandai mulainya periode Imbrium. Beberapa kawah atau cekungan besar lainnya di Bulan, (seperti Mare Crisium, Tranquilitatis, Serenitatis, Fecunditatis, dan Procellarum) juga terbentuk pada kala ini. Kawah-kawah tersebut, saat terbentuk diperkirakan memiliki permukaan berupa batuan basal.

Imbrium Akhir

Kala Imbrium akhir berlangsung selama 600 juta tahun, dari 3.8 miliar tahun lalu hingga 3.2 miliar tahun lalu. Pada kala ini, mantel Bulan memiliki kandungan batuan basal yang tinggi. Ini dikarenakan tumbukan yang terjadi menyebabkan mantel menipis atau mengurangi tekanan pada mantel berkurang, menyebabkan material pada mantel keluar hingga ke permukaan, bergabung dengan batuan basal yang dihasilkan oleh tumbukan-tumbukan tersebut. Hampir seluruh sampel batuan Bulan berasal dari kala ini.

Hubungan dengan skala waktu geologi Bumi

Imbrium juga digunakan sebagai pembagian tak resmi dari eon Hadean[1]

Referensi

  1. ↑ W. Harland; R. Armstrong; A. Cox; L. Craig; A. Smith; D. Smith (1990). A Geologic time scale 1989. Cambridge University Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan