Senin, 21 September 2026
02:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
I Channel

I Channel

Television station in Jawa Barat, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Television station in Jawa Barat, Indonesia
I Channel
PT Bandung Media Visual
250px-Ichannelbdg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bandung, Jawa Barat
Indonesia
SaluranDigital: 32 UHF (multipleksing Metro TV Bandung
Virtual: 106
SloganWarna Warni Bandung
Kepemilikan
PemilikGeoMedia Group
Riwayat
Siaran perdana
11 Oktober 2012
Bekas nomor kanal
26 UHF (analog)
BeritaSatu
Informasi teknis
Otoritas perizinan
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
Pranala
Situs webichanneltv.co.id
I Channel
Kantor pusatKomplek Setrasari Mall Blok B4, Jl. Sutami No. 74 Bandung, Jawa Barat
250px-IChannel_Bdg_pertama.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo I Channel saat siaran percobaan

I Channel (digayakan iChannel) merupakan stasiun televisi lokal yang berdiri dan mengudara di Kota Bandung, Jawa Barat dan bersiaran pada frekuensi 32 UHF (digital). I Channel digagas oleh beberapa pakar media yang bergerak dibidang pertelevisian. I Channel telah mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran Tetap No. 44/KEP/M.KOMINFO/02/2011 tanggal 2 Februari 2011.[1]

Televisi lokal ini menyelenggarakan kegiatan penyiaran untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya. Namun jangkauan siaran I Channel meliputi juga sebagian wilayah Kabupaten Cianjur dan sebagian wilayah Kabupaten Garut. Dengan tagline Warna Warni Bandung, I Channel menyajikan variasi program acara seputar dinamika Kota Bandung sebagai kota kreatif, pusat belanja dan kuliner. I Channel merupakan induk dari GeoMedia Group.

Cikal-bakal I Channel dapat ditarik ke sebuah stasiun televisi bernama Jabar TV (atau JTv, PT Multi Visual Jabar Televisi) yang mengudara sejak 9 April 2003.[2] Jabar TV kemudian mengalami perselisihan frekuensi dengan Garuda TV karena mengudara di kanal yang sama (24 UHF) pada tahun 2011. Izin Jabar TV kemudian dihentikan oleh pemerintah dan pengurusnya mengajukan izin untuk mendirikan I Channel, tetapi dengan perangkat berbeda karena I Channel menumpang MQTV dalam siarannya sedangkan Jabar TV dahulu memiliki pemancar sendiri.[3]

Program acara

  • Amplifier
  • Bandung Sepekan
  • I-Music
  • I-Sport
  • Yes, I Love Sunda
  • Indiemotion
  • Jarambah
  • Tepas Bandung
  • Clip On Show
  • Break Time
  • Cangkurileung
  • Tembang Tatar Sunda
  • Caur
  • Sekill
  • Ngopi Yuu

Rujukan

Pranala luar

Stasiun televisi di Bandung dan sekitarnya (Jawa Barat-1)
Wilayah ini menjangkau kota/kecamatan sebagai berikut: Kota Bandung
Kota Cimahi
Soreang
Ngamprah
Stasiun disusun menurut kanal UHF. Nama diawali dari nama stasiun diikuti dengan jaringan induknya, bila ada.
Stasiun digital
29
32
35
38
41
44
  • Stasiun televisi digital di Jawa Barat: Jawa Barat-1 (Bandung dan sekitarnya)
  • Jawa Barat-2 (Garut)
  • Jawa Barat-3 (Cirebon dan sekitarnya)
  • Jawa Barat-4 (Tasikmalaya dan sekitarnya)
  • Jawa Barat-5 (Kota dan Kabupaten Sukabumi)
  • Jawa Barat-6 (Karawang dan sekitarnya)
  • Jawa Barat-7 (Cianjur)
  • Jawa Barat-8 (Sumedang dan Majalengka)
    Lihat pula: TV di DKI Jakarta dan sekitarnya (meliputi sebagian kota dan kabupaten di Jawa Barat)


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun televisi di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan