Minggu, 18 Oktober 2026
16:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Hidangan Kanton

Hidangan Kanton

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Hidangan Kanton

330px-HK_food_Kennedy_Town_New_Chinese_Rest_BBQ_Mix.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Seceper siumei, termasuk babi panggang (bawah), angsa panggang (atas), ham asap (kiri), ayam iris putih (kanan), dan ubur-ubur (tengah)
Hanzi tradisional: 廣東菜
Hanzi sederhana: 广东菜
Pinyin: Guǎngdōngcài
Kantonis Jyutping: Gwong2 dung1 coi3
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Guǎngdōngcài
Yue (Kantonis)
- Jyutping: Gwong2 dung1 coi3
Masakan Yuet
Hanzi tradisional: 粵菜
Hanzi sederhana: 粤菜
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Yuècài
Yue (Kantonis)
- Jyutping: Jyut6 coi3
Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.

Hidangan Kanton adalah masakan berasal dari wilayah Guangdong (Kanton) di selatan Tiongkok[1] dan merupakan salah satu dari Delapan Tradisi masakan Tiongkok. Masakan Kantonis sangat terkenal di luar negeri Tiongkok karena banyak sekali imigran awal yang keluar dari Guangdong. Koki Kanton sangat dicari-cari di seluruh Tiongkok.[2] Ketika orang Barat menyebut masakan Tionghoa, mereka biasanya mengacu pada masakan Kantonis.[2]

Latar belakang

Guangdong sejak dahulu kala merupakan sebuah pelabuhan perdagangan, maka banyak makanan dan bahan yang diimpor digunakan dalam masakan Kantonis. Selain daging babi, sapi dan ayam, masakan Kantonis menerapkan hampir semua daging yang dapat dimakan, termasuk bagian dalam, kaki ayam, lidah bebek, ular, dan siput babi. Namun, daging kambing sangat jarang dimakan, tidak seperti masakan di utara atau barat Tiongkok. Banyak metode memasak yang digunakan, terutama sekali kukus dan tumis yang paling mudah dan cepat, di samping juga goreng dangkal, kukus ganda, tumis didihkan, dan goreng rendam.

Bagi kebanyakan koki Kantonis tradisional, hidangan yang siap harus seimbang dan tidak berminyak perisanya. Selain itu, bumbu harus digunakan secara sederhana sehingga tidak mengatasi rasa ramuan utama yang seharusnya mencapai puncak kesegaran dan kualitasnya. Herba segar tidak digunakan secara luas dalam masakan Kantonis, kecuali daun kucai dan ketumbar jika dibandingkan dengan masakan-masakan lain seperti Sichuan, Eropa maupun Thai. Akan tetapi, ketumbar sekadar dijadikan hisan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Hsiung, Deh-Ta. Simonds, Nina. Lowe, Jason. [2005] (2005). The food of China: a journey for food lovers. Bay Books. ISBN 978-0-681-02584-4. hlm 17.
  2. 1 2 Cuisine and Culture: A History of Food and People. hlm. 281.{{cite book}}: |pages= and |page= ditentukan lebih dari satu kali

Bacaan lebih lanjut

  • Eight Immortal Flavors: Secrets of Cantonese Cookery from San Francisco's Chinatown, Johnny Kan dan Charles L. Leong. Berkeley, California: Howell-North Books, 1963
Daerah-daerah

Anhui · Fujian · Gansu · Guangdong · Guizhou · Hainan · Hebei · Heilongjiang · Hunan · Hubei · Henan · Jiangsu · Jiangxi · Jilin · Liaoning · Ningxia · Qinghai · Shaanxi · Shandong · Shanxi · Sichuan · Tibet · Xinjiang · Yunnan · Zhejiang

Delapan Kuliner Tradisional

Shandong  · Guangdong  · Sichuan  · Hunan  · Jiangsu  · Zhejiang  · Fujian  · Anhui

Daerah-daerah lain
Agama
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan