Rabu, 30 September 2026
06:09 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Henri III dari Prancis

Henri III dari Prancis

Raja Prancis Dan Polandia

Bagikan:
Henri III
250px-Anjou_1570louvre.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh François Clouet
Raja Polandia
Adipati Agung Lituania
Berkuasa16 Mei 1573 – 12 Mei 1575
Penobatan22 Februari 1574, Katedral Wawel
PendahuluZygmunt II August
PenerusAnna and István
InterrexJakub Uchański
Raja Prancis
Berkuasa30 Mei 1574 – 2 Agustus 1589
Penobatan13 Februari 1575, Katedral Reims
PendahuluCharles IX
PenerusHenri IV
Lahir(1551-09-19)19 September 1551
Château de Fontainebleau
Meninggal2 Agustus 1589(1589-08-02) (umur 37)
Château de Saint-Cloud
Pemakaman
AyahHenri II dari Prancis
IbuCatherine de' Medici
PasanganLouise de Lorraine-Vaudémont
WangsaValois-Angoulême
AgamaKatolik Roma
Tanda tanganHenri III

Henri III (19 September 1551 – 2 Agustus 1589; nama lahir Alexandre Édouard de France, bahasa Polandia:Henryk Walezy, bahasa Lituania:Henrikas Valua) merupakan Raja Persemakmuran Polandia-Lituania dari tahun 1573 sampai 1575 dan Raja Prancis dari tahun 1574 sampai kematiannya. Ia merupakan raja Prancis terakhir dari Wangsa Valois.

Sebagai putra keempat Raja Henri II dari Prancis, ia tidak diharapkan menjadi ahli waris takhta Prancis dan dengan demikian merupakan calon yang baik untuk takhta kosong Persemakmuran Polandia-Lituania, di mana ia terpilih sebagai Raja Polandia atau Adipati Agung Lituania pada 1573. Selama masa jabatannya yang singkat, ia menandatangani Artikel Henri menjadi undang-undang, mengakui hak bangsawan Polandia untuk secara bebas memilih raja mereka. Pada usia dua puluh dua tahun, Henri meninggalkan Polandia-Lithuania saat mewarisi takhta Prancis ketika saudaranya, Charles IX, meninggal tanpa keturunan.

Prancis pada saat itu terganggu oleh Pertempuran agama, dan wewenang Henri dirusak oleh partai politik yang didominasi oleh kekuatan asing: Liga Katolik (didukung oleh Spanyol), Huguenot yang Protestan (didukung oleh Inggris dan Belanda) dan Malcontents, yang dipimpin oleh saudara kandung Henri sendiri, Adipati Alençon, yang merupakan partai aristokrat Katolik dan Protestan yang bersama-sama menentang ambisi absolut raja. Henri III sendiri adalah seorang tokoh Politique, dengan alasan bahwa monarki yang kuat dan religius toleran akan menyelamatkan Prancis dari keruntuhan.

Setelah kematian adik Henri, François dari Anjou, dan ketika menjadi jelas bawah Henri tidak akan menghasilkan keturunan, Pertempuran Agama berkembang menjadi krisis suksesi, Pertempuran Tiga Henri. Pewaris sah Henri III adalah sepupu jauhnya, Henri III, Raja Navarra, seorang Protestan. Liga Katolik, yang dipimpin oleh Henri I dari Guise, berusaha untuk menyingkirkan umat protestan dari suksesi dan memperjuangkan Charles, Kardinal Bourbon yang beragama Katolik sebagai pewaris Henri.

Pada tahun 1589, Jacques Clément, seorang fanatik Katolik, membunuh Henri III. Ia digantikan oleh Raja Navarra, Henri IV yang naik takhta Prancis setelah beralih ke agama Katolik, sebagai raja Prancis pertama dari Wangsa Bourbon.

Masa Kecil

Henry III lahir di Château de Fontaineblau atau Castle of Fontainebleau, putera ke empat dari pasangan raja Henry II dan Catherine de' Medici, yang juga merupakan cucu dari Francis I dan Claude of France. Tiga kakak tertuanya ialah Francis II, Charles IX, dan Louis. Dia menjadi Adipati Angoulême dan Adipati Orléans tahun 1560, kemudian menjadi Adipati Anjou tahun 1566. Ibunya, ratu Chaterine, menyebut Henry III dengan sapaan chers yeux ("mata berharga") karena Henry merupakan anak kesayangan Catherine.[1] Anak-anak raja Henry II dibesarkan di bawah pengawasan Diane de Poitiers.[2]

Ketika berusia sembilan tahun, dia menunjukkan ketertarikan pada ajaran Protestan. Henry pernah menolak untuk mengikuti ibadah atau misa di gereja Katolik, dan juga pernah menyanyikan lagu pujian Mazmur untuk saudara perempuannya Margaret yang biasa dinyanyikan di gereja Protestan. Dia juga mengajak Margaret untuk pindah agama menjadi Protestan, dan pernah menggigit hidup patung Santo Paulus, sebagai bentuk penolakan kepada gereja Katolik. Hal tersebut menjadikan ibunya, Chaterine, memperingatkan Henry atas perilaku tersebut. Dan kemudian Henry III tidak lagi menunjukkan sikap ketertarikan akan ajaran Protestan.[3]

Catatan

  1. ↑ Mariéjol 1920, hlm. 204. sfn error: tanpa target: CITEREFMariéjol1920 (bantuan)
  2. ↑ Wellman 2013, hlm. 209. sfn error: tanpa target: CITEREFWellman2013 (bantuan)
  3. ↑ Frieda, Leonie, Catherine de Medici, hlm.179–180

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Henry III of Poland and France.
Henri III dari Prancis
Cabang kadet Dinasti Kapetia
Lahir: 19 September 1551 Meninggal: 2 Agustus 1589
Jabatan politik
Didahului oleh:
Charles IX
Raja Prancis
1574-1589
Diteruskan oleh:
Henri IV
Didahului oleh:
Sigismund II August I
Raja Polandia-Lituania
16 Mei 1573 – 12 Mei 1575
Diteruskan oleh:
Anna bersama Stefan
Bernama Francia sejak 481 hingga 843, Francia Barat sejak 843 hingga 987, dan Prancis sejak 987
Bergelar Presiden Republik sejak 1871, kecuali sejak 1940 hingga 1944 (Kepala Negara) dan 1944 hingga 1947 (Kepala Pemerintahan Sementara)
Silsilah keluarga kerajaan (terperinci) | Silsilah keluarga kerajaan (sederhana) | Daftar Presiden Prancis
Meroving (486–751)
Wangsa Karoling
Kekaisaran Karoling (751–987)
Wangsa Kapetia (987–1328)
Wangsa Valois (1328–1589)
Wangsa Lancaster (1422–1453)
Wangsa Bourbon (1589–1792)
Republik Pertama (1792–1804)
Kekaisaran Pertama (1804–1815)
Restorasi Bourbon (1815–1830)
Monarki Juli (1830–1848)
Republik Kedua (1848–1852)
Kekaisaran Kedua (1852–1870)
Pemerintahan Pertahanan Nasional (1870–1871)
Republik Ketiga (1871–1940)
Prancis Vichy (1940–1944)
Pemerintahan Sementara (1944–1947)
Republik Keempat (1947–1958)
Republik Kelima (1958–sekarang)
Yang dicetak miring adalah penguasa yang diperdebatkan atau pemerintahan interim
Wangsa Piast
Masa
fragmentasi

Wangsa Přemyslid
Wangsa Piast dipulihkan
Wangsa Kapetia Anjou
Wangsa Jagiellon
Monarki pilihan
  • Huruf miring menandakan monarki dari historisitas yang dipertanyakan atau sepenuhnya legendaris.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan