Rabu, 28 Oktober 2026
08:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Robert II dari Prancis

Robert II dari Prancis

Bagikan:
250px-Robert_II_de_France.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sikap Robert II dari Prancis terhadap seorang pengemis.

Robert II dari Prancis (27 Maret 972 – 20 Juli 1031) dilahirkan di Orleans, Prancis. Ia adalah putera Hugh Capet dan Adelaide dari Aquitaine. Robert II menikah dengan Constance dari Arles.

Robert II digantikan oleh puterandanya Henri I. Robert II dimakamkan di Basilika Saint Denis.

Jabatan politik
Robert II dari Prancis
Didahului oleh:
Hugues Capet
Raja Prancis
996-1031
Diteruskan oleh:
Henri I
Bernama Francia sejak 481 hingga 843, Francia Barat sejak 843 hingga 987, dan Prancis sejak 987
Bergelar Presiden Republik sejak 1871, kecuali sejak 1940 hingga 1944 (Kepala Negara) dan 1944 hingga 1947 (Kepala Pemerintahan Sementara)
Silsilah keluarga kerajaan (terperinci) | Silsilah keluarga kerajaan (sederhana) | Daftar Presiden Prancis
Meroving (486–751)
Wangsa Karoling
Kekaisaran Karoling (751–987)
Wangsa Kapetia (987–1328)
Wangsa Valois (1328–1589)
Wangsa Lancaster (1422–1453)
Wangsa Bourbon (1589–1792)
Republik Pertama (1792–1804)
Kekaisaran Pertama (1804–1815)
Restorasi Bourbon (1815–1830)
Monarki Juli (1830–1848)
Republik Kedua (1848–1852)
Kekaisaran Kedua (1852–1870)
Pemerintahan Pertahanan Nasional (1870–1871)
Republik Ketiga (1871–1940)
Prancis Vichy (1940–1944)
Pemerintahan Sementara (1944–1947)
Republik Keempat (1947–1958)
Republik Kelima (1958–sekarang)
Yang dicetak miring adalah penguasa yang diperdebatkan atau pemerintahan interim


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan