Selasa, 29 September 2026
04:34 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Szlachta

Szlachta

kelas bangsawan Kerajaan Polandia dan kemudian di Persemakmuran Polandia-Lithuania

330px-Szlachta_in_costumes_of_the_Voivodeships_of_the_Polish-Lithuanian_Commonwealth.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Szlachta pada abad ke-17 dan ke-18.

Szlachta ([ˈʂlaxta] ( dengarkan), eksonim: kebangsawanan) adalah kelas bangsawan istimewa di Kerajaan Polandia, Keharyapatihan Lituania, Rutenia, Samogitia (setelah Uni Lublin, keduanya menjadi satu negara, Persemakmuran Polandia-Lituania), dan Hetmanat Cossack.[1][2] Kelas bangsawan ini mulai memperoleh keistimewaan dari tahun 1333 hingga 1370 di Kerajaan Polandia pada masa Raja Kazimierz III yang Agung.[3] Pada tahun 1413, setelah berdirinya beberapa uni personal sementara antara Keharyapatihan Lituania dengan Polandia, bangsawan Lituania-Rutenia secara resmi bergabung dengan kelas sosial ini.[3] Setelah wilayah Persemakmuran Polandia-Lituania (1569–1795) meluas, keanggotaan kelas bangsawan ini juga mencakup pemimpin Prusia Kadipaten dan Livonia.

Asal-usul kelas szlachta masih misterius, walaupun terdapat beberapa hipotesis yang telah diajukan.[3] Kemungkinan anggota-anggota szlachta sebelumnya merupakan pemilik properti yang disebut folwark. Para bangsawan secara perlahan memperoleh keistimewaan politik dan hukum hingga periode kemunduran Persemakmuran pada akhir abad ke-18.

Selama Pembagian Polandia dari tahun 1772 hingga 1795, anggota kelas bangsawan ini mulai kehilangan keistimewaan dan status sosial mereka. Semenjak itu pula, status kebangsawanan bergantung pada kebijakan tiga negara yang membagi Polandia: Kekaisaran Rusia, Kerajaan Prusia dan Monarki Habsburg. Keistimewaan hukum szlachta pada akhirnya dihapuskan secara resmi oleh Republik Polandia Kedua setelah ditetapkannya Konstitusi Maret pada tahun 1921.

Catatan kaki

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan