Halte Tangsil
| ||
|---|---|---|
Kondisi bagian depan Halte Tangsil tahun 2024 | ||
| Lokasi |
| |
| Koordinat | 7°54′35″S 113°51′18″E / 7.90972°S 113.85500°E / -7.90972; 113.85500 | |
| Ketinggian | +259 m | |
| Operator | ||
| Letak | ||
| Layanan | Tidak ada layanan. | |
| Konstruksi | ||
| Jenis struktur | Atas tanah | |
| Informasi lain | ||
| Kode stasiun |
| |
| Klasifikasi | Perhentian tidak dilayani[3] | |
| Sejarah | ||
| Ditutup | sekitar tahun 1980/1990-an | |
| Lokasi pada peta | ||
![]() | ||
Halte Tangsil (TGS) atau yang dikenal oleh warga Halte Tanggarang adalah halte kereta api non aktif yang terletak di Tenggarang, Tenggarang, Bondowoso. Halte yang terletak pada ketinggian +259 m[4] ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset IX Jember. Meskipun bernama Tangsil, halte ini sebenarnya secara administratif tidak terletak di Desa Tangsil Kulon, tetapi terletak ke barat dari Desa Tangsil itu sendiri.
Pada saat halte ini masih aktif, halte ini melayani pemberangkatan kereta api Lokal Jember-Panarukan pp. Kereta api ini sangat laris digunakan oleh masyarakat yang hendak bepergian dari Surabaya ke Bondowoso, Situbondo, dan tempat lain-lain. Halte ini hanya memiliki satu jalur kereta api per Gapeka 2002.[4]
Bangunan halte ini masih utuh dan tidak ditinggali oleh siapa pun. Kondisinya masih bagus tetapi tidak terawat. Warna cat halte ini juga masih mengusung warna khas PJKA yaitu krem-hitam. Kemungkinan besar halte ini dinonaktifkan lebih awal, yaitu sekitar dekade 1980/1990-an karena okupansi yang minim dan jaraknya terlalu dekat dengan Stasiun Bondowoso, tetapi nama halte ini tercatat sampai Gapeka terakhir di jalur kereta api Kalisat–Panarukan digunakan, Gapeka 2002. Jalur ini dinonaktifkan penuh pada tahun 2004 oleh PT KA bersama dengan seluruh stasiun lainnya di jalur ini yang masih aktif karena prasarana yang sudah tua dan kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum.[5]
Singkatan halte ini, TGS, kini dijadikan sebagai singkatan untuk Stasiun Tigaraksa di Kabupaten Tangerang, Banten.
Galeri
- Kondisi peron Halte Tangsil dari selatan menghadap utara tahun 2024
- Tampak depan berhimpitan dengan kios warga setempat, 2023
- Kondisi gudang Halte Tangsil pada tahun 2023
- Fondasi beton tinggi sinyal krian Halte Tangsil sisi selatan / pihak Bondowoso, 2023
- Tampak samping Halte Tangsil pada 2023
Referensi
- ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
- ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ↑ Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. 1982. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2020-07-07.
- 1 2 Grafik Perjalanan Kereta Api 2002. Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan Republik Indonesia.
- ↑ "Jalur Kereta Api Kalisat-Panarukan Segera Dibuka". Tempo (dalam bahasa Inggris). 2009-01-12. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-13. Diakses tanggal 2019-07-20.
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Bondowoso Museum menuju Kalisat |
Kalisat–Panarukan | Bonosare menuju Panarukan Pelabuhan | ||
Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |


