Kamis, 15 Oktober 2026
22:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Halte Sumberbaru

Halte Sumberbaru

halte kereta api di Indonesia

Bagikan:
Halte Sumberbaru
Sumberbaru+36 m
330px-Emplasemen_Stasiun_Sumberbaru_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halte Sumberbaru, 2023
Lokasi
Koordinat 8°7′26.033″S 113°23′6.335″E / 8.12389806°S 113.38509306°E / -8.12389806; 113.38509306
Ketinggian+36 m
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiPerhentian dilayani[3]
Sejarah
Ditutup1980/1990-an
Nama sebelumnyaHalte Soemberbahroe
Diagram lintasan stasiun
ke Tanggul
ke Jatiroto
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-8.1238980555556,113.38509305556,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Halte_Sumberbaru&revid=30010606&groups=_cb895e1efd6d87b508e1e7d6c62ed313055b6ecb&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Halte Sumberbaru (SBB) adalah halte kereta api nonaktif yang terletak di Yosorati, Sumberbaru, Jember; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +36 m.[4] Halte ini merupakan halte kereta api yang lokasinya paling barat di Kabupaten Jember. Halte ini terletak kurang lebih 500 m ke arah utara dari jalan raya Jember-Probolinggo dan 500 m sebelah barat daya pusat Kecamatan Sumberbaru.

Sejarah

250px-Stasiun_Sumberbaru_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelataran depan Stasiun Sumberbaru yang telah nonaktif dan sebagian ruangannya telah dimanfaatkan oleh warga setempat, 2023.

Stasiun Sumberbaru tercantum dalam jadwal kereta api tahun 1898 dengan nama Soemberbahroe. Hal ini mengindikasikan bahwa stasiun ini dibuka bersamaan atau hampir bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Bangil–Kalisat pada 1897 serta berusia lebih tua dibandingkan Stasiun Jatiroto.[5] Berdasarkan peta yang diterbitkan oleh Belanda pada 1926, Stasiun Sumberbaru dahulu berstatus sebagai halte, klasifikasi untuk stasiun kecil pada masa itu. Sebagai halte, stasiun ini memiliki sepur belok di sisi selatan.[6] Klasifikasi halte beserta keberadaan sepur belok tersebut masih bertahan setidaknya hingga tahun 1941.[7]

Halte ini dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jaraknya tidak terlalu jauh dengan Stasiun Jatiroto. Bangunan halte ini telah dijadikan sebagai rumah warga dan kondisi ruang PPKA-nya sangat mengenaskan karena tertutup tetumbuhan dan semak belukar. Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Tanggul, terdapat Perhentian Pondokdalem yang juga sudah dinonaktifkan.[8]

Galeri

  • Loket tiket di Stasiun Sumberbaru yang dipotret dari sisi ruang petugas
    Loket tiket di Stasiun Sumberbaru yang dipotret dari sisi ruang petugas
  • Fondasi bekas ruang PPKA Stasiun Sumberbaru, dipotret 2023.
    Fondasi bekas ruang PPKA Stasiun Sumberbaru, dipotret 2023.
  • Halte Sumberbaru, 2019
    Halte Sumberbaru, 2019

Catatan

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. 1982. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2020-07-07.
  4. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-04-14. hlm. 50. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-05-11. Diakses tanggal 2024-12-13 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  5. ↑ Van Dorp's officieele reisgids voor spoor- en tramwegen op Java (1898). Samarang: G. C. T. VAN DORP & Co,. 1898. hlm. 18–19.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  6. ↑ "Tanggoel" (Peta). 1:50.000 (dalam bahasa Belanda). Batavia: Reproductiebedrijf topografische dienst. 1926.{{cite map}}: |title= tidak ada atau kosong
  7. ↑ "Tanggoel" (Peta). 1:50.000 (dalam bahasa Belanda). Batavia: Reproductiebedrijf topografische dienst. 1941.{{cite map}}: |title= tidak ada atau kosong
  8. ↑ Officieele reisgids der spoor- en tramwegen en aansluitende automobieldiensten op Java en Madoera. Solo: N.V. Sie Dhian Ho. 1926. hlm. 69.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Jatiroto
menuju Bangil
Surabaya–Bangil–Kalisat
Bangil–Kalisat
Tanggul
menuju Kalisat
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan