Senin, 05 Oktober 2026
04:50 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Sepur belok

Sepur belok

Bagikan:
Sepur belok di emplasemen Stasiun Tanjung Priuk.
Sepur belok di emplasemen Stasiun Tanjung Priuk.
Sepur belok
Jalur utama
Sepur belok

Sepur belok (bahasa Inggris:passing loop, passing siding) adalah bagian dari stasiun kereta api, terutama pada jalur tunggal, yang digunakan untuk persilangan atau papasan kereta api atau trem.[1] Kereta/trem yang memiliki arah perjalanan yang sama dapat saling bersusulan, dengan menggunakan persinyalan kereta api. Sepur belok memilki dua ujung yang tersambung dengan sepur lurus menggunakan wesel, atau hanya pada salah satu ujung sebagai sepur simpan.

Idealnya, untuk memastikan agar sudah memenuhi preipal, sepur belok harus lebih panjang daripada panjang rata-rata kereta apinya. Kereta api pertama yang datang harus berhenti atau berjalan pelan-pelan (jika jalur beloknya sangat panjang) di sepur belok, kemudian kereta api kedua melaju kencang di sepur lurus. Jika kereta api pertama terlalu panjang untuk petak tersebut, kereta api harus menunggu kereta api lawan berhenti di sepur belok. Secara umum, kereta api yang lebih pendek harus datang pertama terlebih dahulu. Jika dua-duanya terlalu panjang, operasi see-saw diperlukan untuk persilangan.[2]

Jika stasiun menggunakan peron, terutama peron tinggi untuk penumpang yang naik dan turun dari kereta api, peron dapat disediakan di kedua jalur, atau dapat juga hanya satu.

Referensi

  1. ↑ Jackson, Alan A. (2006). The Railway Dictionary (Edisi 4th). Sutton Publishing Ltd. hlm. 80. ISBN 0-7509-4218-5.
  2. ↑ ""double saw-by"". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-20. Diakses tanggal 2020-10-30.
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan