Senin, 12 Oktober 2026
12:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Getah katilayu

Bagikan:

Getah katilayu adalah salah satu jimat yang dikenal di Indonesia. Getah ini dihasilkan dari pohon katilayu (bahasa Sunda: kilalayu, nama Latin: Erioglossum rubiginosum). Pohon ini sebenarnya tidak menghasilkan getah seperti karet, sehingga getah katilayu merupakan barang yang sulit didapatkan. Getah katilayu yang sudah mengeras dipercaya utamanya dapat mendatangkan/menarik ikan, sehingga jimat ini cukup populer di kalangan pemancing. Selain itu, getah katilayu juga dipercaya dapat mendatangkan rezeki, keberuntungan dan kewibawaan seseorang.[1][2]

Getah katilayu dapat dimanfaatkan sebagai liontin dan mata cincin.[1]

Ciri

Getah katilayu yang asli memiliki sejumlah ciri-ciri:

  • Memiliki lapisan kulit setebal 2-3 mm
  • Memiliki serat-serat kayu jika dibelah atau dipotong

Catatan kaki

  1. 1 2 "Katilayu - Morfologi, Getah, Manfaat & Cara Pengolahan". RimbaKita.com. 2020-08-19. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-21. Diakses tanggal 2020-11-01.
  2. ↑ "Getah Katilayu, Jimat untuk Memancing Ikan". kumparan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-01. Diakses tanggal 2020-11-01.

Essen Katilayu Diarsipkan 2023-01-30 di Wayback Machine

Ikon rintisan

Artikel bertopik okultisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan