Jumat, 06 November 2026
12:46 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Sirep

Bagikan:

Sirep adalah ilmu sihir yang dikenal di Indonesia untuk membuat sasaran tertidur pulas. Sirep biasanya dipakai untuk kejahatan pencurian. Pencuri akan melaksanakan sirep agar korban tertidur pulas sehingga tidak mengetahui bahwa rumahnya sedang kemalingan. Ilmu ini juga dianggap dapat membuat suasana lingkungan sekitar sasaran menjadi sangat hening. Sirep dilakukan dengan mantra dan syarat seperti tanah kuburan. Beberapa lainnya mendapatkan ilmu sirep dengan melakukan ritual tertentu.[1][2]

Pada mulanya, ilmu sirep dipakai untuk menyusup ke wilayah musuh dalam suatu peperangan.[1]

Jenis-jenis

Ilmu sirep memiliki beberapa jenis, di antaranya:[1]

Sirep tanah kuburan

Sesuai dengan namanya, sirep tanah kuburan memanfaatkan media tanah kuburan sebagai syarat. Dengan hanya menaburkan tanah kuburan ke atap atau pekarangan rumah, korban dipercaya dapat tertidur pulas seperti orang mati, tidak akan ada penghuni rumah yang mampu begadang karenanya.

Sirep megananda

Syarat untuk melakukan sirep megananda ini terbilang susah karena harus puasa mutih selama 21 atau 40 hari dan puasa patigeni selama 3 atau 7 hari. Konon, orang yang berhasil menguasai ilmu sirep megananda secara sempurna adalah Maling Gentiri yang berhasil menculik istri Sunan Muria.

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "Mengenal Ilmu Sirep dan Kegunaannya". kumparan. Diakses tanggal 2020-07-08.
  2. ↑ "Modal Ilmu Sirep, Nur Sudah Obok-obok 23 Rumah". suara.com. 2019-07-26. Diakses tanggal 2020-07-08.
Ikon rintisan

Artikel bertopik okultisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan