Senin, 02 November 2026
11:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Ilmu karang

Bagikan:

Ilmu karang adalah salah satu jenis ilmu gaib tingkat tinggi dalam masyarakat Jawa dan Sunda yang dipercaya dapat memberikan kekebalan dan kekuatan bagi pemiliknya. Pemilik ilmu karang dipercaya dapat meleburkan atau melelehkan lawannya hanya dengan sekali sentuhan. Oleh karenanya, ilmu ini kadang disebut juga dengan ilmu pelebur. Selain memberikan kekebalan, ilmu karang juga dikatakan dapat mendatangkan umur panjang atau bahkan keabadian bagi pemiliknya.[1][2][3]

Legenda

Nama Karang ditengarai berasal dari sebuah tempat terpencil di Tasikmalaya yang dipercaya menjadi pusat atau asal ilmu karang. Sebelum kedatangan Islam, tempat bernama Karang Nunggal dipercaya dikuasai oleh Batara Karang. Batara Karang menguasai ilmu hitam dan ia dikisahkan bertarung dengan Syeh Abdul Muhyi yang diutus untuk mengislamkan Batara Karang. Batara Karang kalah dan bersedia memeluk Islam.[4]

Pandangan

Sebagian kalangan menganggap ilmu karang sebagai ilmu yang buruk. Hal ini tecermin pada perkataan Jawa, "Sapa sing gelem mbuang ilmu karang bakal nemoni kebecikan." Dalam bahasa Indonesia perkataan itu berarti barang siapa yang mau membuang ilmu karang akan menemui kebaikan. Perkataan serupa, "Sing sapa ngerti ngelmu karang iku mbebayani, iku kagolong kang wicaksosno." atau barang siapa yang mengerti bahwa ilmu karang itu berbahaya, dia tergolong orang yang bijaksana.[5]

Dalam masyarkat Sunda, ilmu karang juga disebutkan dalam perkataan "Bedas weduk urang Karang, taina teu teurak ku parang." yang artinya kurang lebih begitu kuat dan kebalnya orang Karang, bahkan tahinya tidak dapat diparang.[4]

Pengangkatan

  • Komik Petruk Gareng karya Tatang S pernah mengeluarkan edisi berjudul Ilmu Karang.[6]
  • Ilmu karang pernah ditampilkan dalam serial Kian Santang, MNCTV. Diceritakan Kian Santang mempelajari ilmu karang.[7]

Catatan kaki

  1. ↑ @kisahtanahjawa (2019-01-01). Kisah Tanah Jawa. GagasMedia. ISBN 978-979-780-933-1.
  2. ↑ "7 Ajian Sakti Asli Indonesia yang Konon Masih Banyak Digunakan Sampai Sekarang!". Boombastis.com | Portal Berita Unik | Viral | Aneh Terbaru Indonesia. 2015-09-17. Diakses tanggal 2020-06-24.
  3. ↑ Askara.co. "Batara Karang, Jenglot Perwujudan Pertapa Sakti". farahmagazine.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-24.
  4. 1 2 Christomy, Tommy (2008-04-01). Signs of the Wali: Narratives at the Sacred Sites in Pamijahan, West Java (dalam bahasa Inggris). ANU E Press. ISBN 978-1-921313-70-7.
  5. ↑ Kholiq, Muh (2011). "Menggali Keberadaan Nilai-nilai Kearifan Lokal pada Masyarakat Jawa bagi Pembangunan Peradaban Indonesia di Masa Depan" (PDF). Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Universitas Gunadarma - Depok 18 - 19 Oktober 2011. Vol. 4 (Oktober 2011). ISSN 1858-255. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-11-02. Diakses tanggal 2020-06-24.{{cite journal}}: |volume= memiliki teks tambahan; Periksa nilai |issn=
  6. ↑ "ILMU KARANG - Baca Komik Petruk Gareng Karya Tatang S" (dalam bahasa english). Diakses tanggal 2020-06-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. ↑ MNCTV. "Kian Santang Gunakan Ilmu Karang Milik Patiraga - Kembalinya Raden Kian Santang Eps 154". www.mnctvmobile.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-26. Diakses tanggal 2020-06-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan