Minggu, 04 Oktober 2026
18:28 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Fenomena optis

Fenomena optis

Bagikan:

Fenomena optis adalah segala aktivitas yang dilihat dari hasil interaksi cahaya dan materi. Lihat juga daftar topik optik dan optik. Fatamorgana adalah contoh dari fenomena optis.

Fenomena umum optik sering disebabkan oleh interaksi dari cahaya Matahari atau bulan dengan atmosfer, awan, air, atau debu dan material lainnya. Satu contoh umum yaitu pelangi, ketika cahaya Matahari dipantulkan dan dibiaskan oleh tetesan-tetesan air. Beberapa, seperti sinar hijau, sangat jarang terjadi sehingga kadang terpikir seperti cerita dongeng. [1] Lain-lain, seperti fatamorgana, umum terjadi di lokasi tertentu.

Fenomena lainnya yang cukup menarik dari aspek optik, atau efek optis. Warna yang dihasilkan oleh sebuah prisma sering ditampilkan di dalam kelas misalnya.

250px-SunHaloOverGoldenBay4thFeb06.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
halo Matahari pada 41 dejarat lintang selatan

Daftar fenomena optis

Fenomena optis yang timbul karena sifat optis: atmosfer; sisanya dari alam (fenomena lain); objek, baik alami atau buatan manusia (efek optis); dan mata kita (fenomena Entoptis). Juga tercantum di sini adalah fenomena aneh yang mungkin memiliki penjelasan optis serta "ilusi optis" yang mana penjelasan optiknya sengaja tidak diperhatikan.

Ada banyak fenomena yang dihasilkan baik oleh partikel atau sifat gelombang dari cahaya. Beberapa fenomena sangat halus dan hanya dapat ditangkap oleh pengukuran persisi menggunakan instrumen ilmiah. Salah satu pengamatan terkenal adalah pembelokan cahaya bintang oleh matahari selama gerhana Matahari. Hal ini menunjukkan bahwa ruang angkasa berbentuk kurva. Lihat Teori relativitas.

Pengamatan dari beberapa fenomena seperti efek fotoelektrik, aliran listrik di dalam material atau melalui ruang hampa (seperti pada sel foto) ketika suatu material terkena cahaya, membawa kemajuan ilmu pengetahuan, karena hal ini tidak dapat dijelaskan dengan mudah oleh teori yang ada.

Fenomena optis pada atmosfer

250px-Circumzenithalarc.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Busur sirkumzenital di Grand Forks, ND

Fenomena optis lain

Efek optis

Fenomena entoptis

Ilusi optis

Artikel utama: ilusi optis

Fenomena aneh

Beberapa fenomena masih tidak bisa diterangkan, dan sangat mungkin menjadi salah satu jenis fenomena optis. Beberapa mempertimbangkan "misteri" ini hanya tempat-tempat wisata yang tidak layak diselidiki lebih lanjut. Diarsipkan 2012-01-19 di Wayback Machine.

Referensi

  1. ↑ ""Green Rays"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-07-05. Diakses tanggal 2008-10-23.

Lihat pula

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan