Selasa, 20 Oktober 2026
11:07 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Cantel

Cantel

sejenis serealia bahan bubur

Bagikan:
Cantel
250px-Sorghum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sorghum bicolor
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Sorghum
Spesies:
S. bicolor
Nama binomial
Sorghum bicolor
Sinonim
  • Andropogon bicolor (L.) Roxb.
  • Andropogon saccharatus (L.) Raspail
  • Andropogon sorghum (L.) Brot.
  • Andropogon sorghum var. technicus Körn.
  • Andropogon sorghum var. vulgaris Stapf ex Hook.f.
  • Holcus bicolor L.[2] (basionym)
  • Sorghum halepense var. saccharatum (L.) Goiran
  • Sorghum saccharatum (L.) Pers. (nom.illeg.)

sinonim selengkapnya pada The Plant List[3]

250px-Sorghum_bicolor_Moderne_MHNT.BOT.2015.34.152.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sorghum bicolor Moderne

Cantel[4] atau gandrung[5] (Sorghum bicolor), atau umumnya dikenal sebagai sorgum,[6] adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan (serealia, sirup), pakan ternak dan bahan baku industri (alkohol, biofuel). Sebagai bahan pangan, cantel ini berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Berasal dari Afrika utara, Sorghum bicolor kini banyak dibudidayakan di pelbagai bagian dunia dan merupakan bahan makanan pokok penting di Afrika, Asia Selatan dan Amerika Tengah.[7][8]

Rumput besar ini telah semenjak zaman dahulu ditanam di banyak tempat di Nusantara, meskipun umumnya tidak secara besar-besaran.[9] Rumphius telah melihatnya ditanam di mana-mana, termasuk di Jawa, Sulawesi Selatan, Banggai, Buru, dan Ambon. Ia menyebutnya dalam bahasa Latin dengan nama sorgum, sementara orang-orang lokal mengenalnya sebagai battari (Mly.), batar (Mak.), atau jagomutri (Jw.).[10] Nama-nama lainnya, di antaranya, jaba bĕndil, jaba bĕngkok (Bat.); jagung roté, jawaras, gandum, gĕndum (Mly.); jaguĕng garai, gandun (Mink.); jagung cĕtrik, gandrum, gandrung, goel (Sd.); cantèl, gandum, jagung cantèl, j. inda, j. pari, oncèr (Jw.); jhaghung bhulir, oncèr (Md.); batara tojèng (Mak.); bata (Bug.); sĕla (Flores); dela (Solor); péla’ dae’, péla hik (Rote); téraé hawu (Sawu); wataru hamu (Sumba); dll.[9]

Referensi

250px-SorghumBicolor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  1. ↑ Moench, C. 1794. Methodus plantas horti botanici et agri Marburgensis :a staminum situ describendi. v. I: 207. Marburgi Cattorum : in officina nova libraria academiae (1794). [4 May 1794]
  2. ↑ Linne, C. von. 1771. Mantissa plantarum : Generum editionis VI. et specierum editionis II. II (Altera): 301. Holmiæ :Impensis Direct. Laurentii Salvii [Oct 1771]
  3. ↑ The Plant List: Sorghum bicolor (L.) Moench
  4. ↑ KBBI Daring: cantel-1
  5. ↑ KBBI Daring: gandrung-2
  6. ↑ KBBI Daring: sorgum
  7. ↑ Mutegi, Evans; Sagnard, Fabrice; Muraya, Moses; Kanyenji, Ben; Rono, Bernard; Mwongera, Caroline; Marangu, Charles; Kamau, Joseph; Parzies, Heiko; de Villiers, Santie; Semagn, Kassa; Traoré, Pierre; Labuschagne, Maryke (2010-02-01). "Ecogeographical distribution of wild, weedy and cultivated Sorghum bicolor (L.) Moench in Kenya: implications for conservation and crop-to-wild gene flow". Genetic Resources and Crop Evolution. 57 (2): 243–253. doi:10.1007/s10722-009-9466-7.
  8. ↑ "Sorghum". New World Encyclopedia. 12 Oktober 2015. Diakses tanggal 4 November 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia I: 192-6. Badan Litbang Kehutanan, Departemen Kehutanan. Jakarta. (versi berbahasa Belanda -1922- I: 138-42)
  10. ↑ Rumpf, G.E. 1747. Herbarium Amboinense: plurimas conplectens arbores, frutices, ... Pars V: 194, Tab. 75 fig. 1. Amstelaedami:apud Franciscum Changuion, Hermannum Uttwerf. MDCCXLVII.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sorghum bicolor.
Sorghum bicolor
Holcus bicolor
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan