Minggu, 20 September 2026
23:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Diskonto arus kas

Diskonto arus kas (bahasa Inggris:discounted cash flow) adalah suatu metode penilaian yang digunakan untuk menentukan nilai suatu aset, bisnis, atau proyek dengan cara mendiskontokan arus kas neto yang diharapkan akan dihasilkan di masa depan.[1][2]

Rumus

Tiga metode diskonto arus kas yang paling umum digunakan adalah tingkat pengembalian internal (IRR), nilai sekarang bersih (NPV), dan indeks profitabilitas (PI).[3]

Tingkat pengembalian internal

NPV = − 1 o + ∑ n = 0 N C n ( 1 + r ) n = 0 {\displaystyle {\mbox{NPV}}=-1o+\sum _{n=0}^{N}{\frac {C_{n}}{(1+r)^{n}}}=0} {\displaystyle {\mbox{NPV}}=-1o+\sum _{n=0}^{N}{\frac {C_{n}}{(1+r)^{n}}}=0}

Referensi

  1. "Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35 /POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal" (PDF). Lembar Negara Republik Indonesia No. 161, 2020. Diakses tanggal 24 September 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2023 Tentang Tata Cara Penilaian Untuk Tujuan Perpajakan" (PDF). JDIH Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Diakses tanggal 24 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Van Horne, James C.; Wachowicz, John M., Jr. Prinsip prinsip Manajemen Keuangan 2 (ed. 12). Penerbit Salemba. hlm. 30–47. ISBN 978-979-691-266-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik keuangan, uang, atau mata uang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan