Kamis, 15 Oktober 2026
19:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Deuteromycota

Deuteromycota

Bagikan:
Jamur tak sempurna
Aspergillus.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Conidiophore of Aspergillus sp.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Species

See below.

Artikel takson sembarang

Deuteromycota atau jamur tak sempurna adalah jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya. Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif. Deuteromycota disebut juga fungi imperfecti (jamur tidak sempurna). Kelas jamur deuteromycota tidak ditemukan askus maupun basidium sehingga tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota atau Basidiomycota.[1]

Jamur ini hanya diketahui cara reproduksi secara aseksual saja, yaitu dengan membentuk blastospora (berbentuk tunas), artrospora (pembentukan spora dengan benang-benang hifa) dan konidia.[2] Sedangkan tahap reproduksi seksual deuteromycota belum diketahui.[3] Tetapi jika dalam penelitian diketahui reproduksi seksualnya biasanya akan dikeluarkan dari kelompok deuteromycota atau jamur tidak sempurna, misalnya jamur Monilia sitophila, sebelum diketahui reproduksi seksualnya digolongkan pada Deuteromycotina, tetapi sekarang setelah diketahui reproduksi seksualnya yaitu dengan menghasilkan askospora di dalam askus (peritesium) dikelompokkan ke dalam Ascomycotina dan diganti dengan nama Neurospora sitophila atau Neurospora crassa.[2]

Ciri-ciri jamur Deuteromycotina ini antara lain hidup saprofit maupun parasit, hifa bersekat-sekat, dinding selnya dari zat kitin, kebanyakan mikroskopis.[2]

Jamur yang tergolong pada divisi deuteromycota adalah sebagai berikut:

Anggota-anggota lain Deuteromycota:

  1. Chladosporium
  2. Curvularia
  3. Aspergillus oryzae
  4. Aspergillus wentii
  5. Aspergillus flavus
  6. Aspergillus fumigatus
  7. Fusarium

Referensi

  1. 1 2 Sulistyorini, Ari (2009). Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 112. ISBN 978-979-068-132-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-09-29. Diakses tanggal 2020-11-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  2. 1 2 3 4 Subardi, Nuryani; Pramono, Shidiq (2009). Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 75–76. ISBN 978-979-068-835-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 2020-11-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. 1 2 Kistinnah, Idun; Sri Lestari, Endang (2009). Biologi 1 Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 171. ISBN 978-979-068-131-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-27. Diakses tanggal 2020-11-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
Dikarya
Ascomycota
Pezizomycotina
Leotiomyceta
Dothideomyceta
Sordariomyceta
Lain-lain
Saccharomycotina
Taphrinomycotina
Basidiomycota
Pucciniomycotina
Ustilaginomycotina
Agaricomycotina
Hymenomyceta
Lain-lain
Entorrhizomycota
Glomeromycota
Zygomycota
(parafiletik)
Mucoromycotina
Kickxellomycotina
Entomophthoromycotina
Lain-lain
(parafiletik)
Blastocladiomycota
Chytridiomycota
Olpidiomycetes
Microsporidia
Simbiosis: Lichenes (dengan Alga tertentu)


Ikon rintisan

Artikel bertopik Fungi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan