Senin, 21 September 2026
00:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dangun

Dangun

Dangun
250px-Portrait_of_Dangun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Dangun karya pelukis Chae Yong-sin (1850-1941 M)
Nama Korea
Hangul
단군왕검
Hanja
檀君王儉
Alih AksaraDangun Wanggeom
McCune–ReischauerTan'gun Wanggŏm

Dangun Wanggeom adalah seorang pendiri Gojoseon, kerajaan pertama bangsa Korea yang meliputi wilayah Liaoning di Manchuria dan Semenanjung Korea saat ini.[1][2] Berdasarkan beberapa sumber sejarah Tiongkok kuno yang menuliskan tentang sejarah Korea, Dangun adalah pendiri kerajaan Gojoseon, yang diperkirakan tepat pada tahun 2333 SM. Walau istilah Dangun dikenal secara luas sebagai nama seorang pendiri, ada pula yang mengartikannya sebagai gelar "kepala suku besar" yang digunakan oleh semua penguasa Gojoseon berikutnya, dan kemungkinan nama pendiri yang sebenarnya adalah "Wanggeom".[1]

Bukti arkeologi Gojoseon

Catatan sejarah kuno mengenai Dangun telah lama hanya dianggap sebagai legenda dan para sejarawan masih memperdebatkan kejadian dan tanggal pendirian Gojoseon oleh Dangun.[2] Walaupun mustahil untuk mendapatkan bukti pendukung mengenai pendirian Gojoseon pada zaman kuno, penemuan arkeologis telah membuktikan bahwa wilayah Semenanjung Korea dan sekitarnya telah ditempati oleh manusia beberapa ribu tahun yang lalu. Arkeolog juga menemukan artefak-artefak pertanian dan perunggu yang secara langsung berhubungan dengan keberadaan negara pertama dalam sejarah Korea tersebut.[2]

Penemuan arkeologis membuktikan bahwa wilayah Semenanjung Korea dan sekitarnya mulai didiami oleh manusia lama sebelum kemunculan Dangun dan pendirian kerajaan Gojoseon.[2] Para arkeolog telah menemukan sejumlah besar artefak dari zaman Paleolitikum dan Neolitikum, termasuk peralatan batu sumbing yang digunakan lebih dari 5000 tahun yang lalu. Dengan berakhirnya zaman es pada 10.000 tahun yang lalu, Semenanjung Korea menjadi wilayah beriklim sedang yang dicirikan dengan 4 musim. Pada zaman ini periode Neolitikum berkembang di Semenanjung Korea dan sekitarnya. Masyarakat zaman ini membuat peralatan-peralatan dari batu dan tembikar kasar, membangun permukiman yang membentuk desa-desa.[2] Teknik berburu, mengumpulkan makanan dan mencari ikan menjadi lebih berkembang.[2] Selain itu kegiatan bertani juga mulai dikerjakan pada masa ini.

Pemujaan

Status Dangun sebagai penguasa mulai dikukuhkan semenjak periode Dinasti Goryeo. Pada periode Dinasti Joseon, makamnya mulai diidentifikasi dan upacara-upacara dilaksanakan untuk memujanya sebagai pendiri bangsa.[3] Saat periode Kekaisaran Han Raya, Dangun mulai dianggap sebagai leluhur bangsa Korea dan ideologi ini diajarkan secara luas guna memperkuat nasionalisme Korea yang saat itu sedang kacau oleh gangguan bangsa lain.[3] Tradisi pemujaan Dangun sebagai dewa dilakukan oleh agama asli rakyat Korea Muisme serta berbagai aliran kepercayaan.[3] Tanggal pendirian kerajaan Gojoseon oleh Orang Korea diselenggarakan sebagai hari libur nasional setiap tanggal 3 bulan Oktober.[2] Hari libur ini dinamakan dengan Gaecheonjeol yang bermakna "festival pembukaan surga".[2] Di kuil-kuil Muisme dibangun altar untuk Dangun. Tempat pemujaan Dangun secara nasional yang paling dikenal ialah Altar Chamseong di Gunung Mani, Pulau Ganghwa.[4]

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) Encyclopedia Mythica, Pantheon. Diakses pada 6 Mei 2011.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Yuk-hoon, Kim (2007). Korean History for International Citizens. Northeast Asian History Foundation, Seoul, Republic of Korea. hlm. 8–11. ISBN 978-89-91448-90-2.
  3. 1 2 3 (Inggris) Dangun, Founder of Gojoseon, folkency.nfm.go.kr. 2016-09-08
  4. (Inggris) Chamseongdan Altar (강화 참성단), english.visitkorea.or.kr. 2016-09-08

Pranala luar

Didahului oleh:
tidak ada
Penguasa Gojoseon
2333 SM2240 SM
Diteruskan oleh:
Raja Buru
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan