Minggu, 11 Oktober 2026
10:48 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Daging kepiting

Daging kepiting

Bagikan:
250px-Ristet_br%C3%B8d_med_krabbekl%C3%B8er_%284898535215%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daging kepiting dari cingkong kepiting di atas roti bakar.
250px-Cancer_pagurus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepiting cokelat

Daging kepiting adalah daging yang diambil dari dalam cangkang kepiting. Daging kepiting digunakan dalam berbagai hidangan dan masakan di seluruh dunia, dan dihargai karena cita rasanya yang halus, gurih dan agak manis. Hidangan berbahan daging kepiting misalnya sup kepiting dan kepiting saus tiram. Kepiting cokelat (Cancer pagurus), kepiting biru (Callinectes sapidus), rajungan biru (Portunus pelagicus), rajungan merah (Portunus haanii) adalah jenis kepiting yang populer dijadikan sumber daging kepiting. Selain diperoleh secara segar, daging kepiting yang sudah dilepaskan dari cangkangnya umumnya dikemas melalui proses pengalengan.

Di beberapa usaha perikanan, daging kepiting dipanen dengan cara pemutusan capit kepiting. Metode ini dilakukan dengan cara mencabut satu atau kedua capit kepiting hidup, lalu melepaskan mereka kembali ke perairan alam (laut). Cara ini dilakukan dengan dasar pertimbangan bahwa kepiting dapat menumbuhkan kembali tungkai atau capit yang putus; setelah melalui berkali-kali proses berganti kulit selama kira-kira satu tahun.[1] Karena itulah cara pemutusan capit kepiting hidup dianggap cara memanen hasil boga laut yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, meskipun cara ini memiliki tingkat kematian mencapai 47%,[2] dan dampak negatif pada perilaku mencari makan kepiting.[3]

Lihat juga

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Crab meat.
  1. ↑ "Stone crabs FAQs". Florida Fish and Wildlife Conservation Commission. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-21. Diakses tanggal 23 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Gary E. Davis, Douglas S. Baughman, James D. Chapman, Donald MacArthur & Alan C. Pierce (1978). Mortality associated with declawing stone crabs, Menippe mercenaria (PDF). US National Park Service. Report T-522.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Lynsey Patterson, Jaimie T. A. Dick & Robert W. Elwood (2009). "Claw removal and feeding ability in the edible crab, Cancer pagurus: implications for fishery practice". Applied Animal Behaviour Science. 116 (2): 302–305. doi:10.1016/j.applanim.2008.08.007.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan