Jumat, 06 November 2026
17:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Curug Gendang

salah satu sungai di dunia

Bagikan:

Curug Gendang adalah sebuah air terjun (curug) yang berada di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Indonesia. Curug Gendang memiliki tinggi 7 meter dan luas 10 meter, dengan kedalaman 13 meter dan berada di ketinggian 170 meter di atas permukaan laut.

Curug berasal dari bahasa Sunda yang berarti air terjun, sedangkan gendang merupakan alat musik tradisional yang ditabuh dengan tangan kosong seperti drum pada alat musik modern yang dipukul dengan stik (tongkat kecil). Curug Gendang awalnya bernama Curug Citajur. Namun, masyarakat sekitar memilih untuk menyebutnya Curug Gendang karena suaranya terdengar seperti gendang.

Lokasi

Curug Gendang berjarak sekitar 2 kilometer dari Jalan Raya Carita, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berkendara. Setibanya di kawasan Curug Gendang, pengunjung dapat menitipkan kendaraannya di area parkir sebelum lanjut berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilomenter menuju curug. Pengunjung pun diimbau untuk berhati-hati saat melewati jalan setapak yang berbatu dan licin akibat tingginya kelembapan di dalam hutan.

Meskipun kontur jalan tidak rata, pengunjung tetap bisa menikmati pemandangan alam di sepanjang perjalanan. Terdapat berbagai macam tanaman yang tumbuh liar, seperti pohon durian dan sebagainya yang memberikan nuansa sejuk. Kawasan Curug Gendang yang masih asri juga ditandai oleh keberadaan aneka satwa, seperti burung-burung kicau dan kawanan monyet.

Tidak hanya itu, panorama alam berupa bentangan laut luas, hutan di kaki bukit, bahkan Gunung Rakata di kejauhan dapat terlihat ketika melewati jalan setapak di atas punggung-punggung gunung menuju curug.

Rekreasi

Semakin dekat dengan Curug Gendang, pengunjung dapat mendengar suara gemuruh dan merasakan percikan air yang jatuh dari ketinggian. Segera setelah sampai, pengunjung bisa menikmati segarnya air Curug Gendang yang jernih dengan berbasah-basahan, berenang, atau sedakar merendam kedua kaki untuk melepas penat setelah berjalan kaki. Di waktu tertentu, Curug Gendang biasanya ramai oleh anak-anak dari kampung sekitar yang juga datang untuk berenang.

Di sekitar lokasi air terjun, tersedia pula area yang bisa pengunjung gunakan untuk berkemah dengan tarif Rp10.000 per orang untuk 1 malam. Menginap di lokasi curug cocok bagi pengunjung yang betah berlama-lama ingin menikmati ketenangan di tengah alam.

Sejarah

Curug Gendang merupakan tempat bersejarah bagi perjuangan bangsa pada masa penjajahan Belanda. Menurut cerita orang-orang sekitar, Tempat Wisata Alam (TWA) yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara ini sempat dipakai sebagai wilayah persembunyian para pahlawan saat peperangan.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan