Senin, 28 September 2026
23:34 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Childerich III

Childerich III

Childeric III
Raja Franka
250px-Jean_Dassier_%281676-1763%29_-_Child%C3%A9ric_III_roy_de_France_%28754%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung fiksi Childerich III oleh Jean Dassier (1676-1763).
Raja Franka
Berkuasa743–751
PendahuluCharles Martel (Bertindak)
PenerusPippin
Lahirskt. 717
Meninggalskt. 754
KeturunanTheuderich
DinastiDinasti Meroving

Childerich III (skt. 717 – skt. 754) merupakan Raja Franka dari tahun 743 sampai ia dipecat oleh Paus Zakarias di bulan Maret 751 atas instigasi Pippin yang Pendek. Meskipun asal-usulnya tidak jelas, ia dianggap sebagai raja Franka terakhir yang berasal dari Dinasti Meroving. Setelah Childerich dipecat, Pippin, yang merupakan ayahanda Kaisar Charlemagne, dimahkotai sebagai raja pertama Franka dari Dinasti Karoling.[1]

Latar belakang

Setelah pemerintahan Dagobert I (629-634), kekuasaan raja-raja Dinasti Meroving secara bertahap menurun menjadi pemeran seremonial, sedangkan kekuasaan sesungguhnya di Kerajaan Franka semakin dicekal oleh Mayordomo. Pada tahun 718, Charles Martel menggabungkan peran Mayordomo di Neustria dan Mayordomo di Austrasia dan menguatkan posisinya sebagai tokoh yang paling berkuasa di Frankia. Setelah kematian Raja Theuderich IV pada tahun 737, takhta tetap kosong dan Charles Martel menjadi raja de facto.

Setelah kematian Charles Martel pada tahun 741, Carloman I dan Pippin yang Pendek, putra-putranya dengan istri pertamanya Rotrude, menjadi rekan-mayordomo. Namun mereka menghadapi pemberontakan yang dilakukan oleh adik tiri mereka sendiri, Grifo dan saudara ipar mereka, Odilo dari Bayern. Pemberontakan ini diperkirakan memainkan peran di dalam keputusan mereka untuk mengisi takhta dengan Raja Merovingia setelah kosong selama enam tahun untuk menambah keabsahan pemerintahan mereka.

Kehidupan

250px-Beaux-Arts_de_Carcassonne_-_Le_dernier_des_M%C3%A9rovingiens_-_Evariste-Vital_Luminais_-Joconde_04400000403.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merovingia yang terakhir, sebuah lukisan oleh Evariste-Vital Luminais yang menggambarkan pemotongan rambut Childeric

Asal-usul Childerich dan hubungannya dengan keluarga Merovingia tidak jelas. Ia diduga adalah putra Chilperich II atau Theuderich IV.[2]

Childerich tidak ambil bagian di dalam bisnis publik, yang seperti sebelumnya diautr oleh Mayordomo. Setahun sekali ia akan membawa masuk Gerobak sapi yang dituntun oleh seorang petani dan hadir di istana, memberi jawaban yang disiapkan oleh wali kota untuk mengunjungi duta besar.[3]

Setelah Carloman mengundurkan diri ke sebuah biara pada tahun 747, Pippin menjadi pemimpin tunggal dan mengambil mahkota untuk dirinya sendiri. Pippin mengirimkan surat-surat kepada Paus Zakarias, yang menanyakan jika gelar raja adalah milik orang yang melaksanakan kekuasaan atau orang dengan garis keturunan raja. Paus menjawab bahwa kekuasaan sesungguhnya adalah orang yang juga bergelar kerajaan. Di awal bulan Maret 751 Childerich dipecat oleh Paus Zakarias dan di tonsur.[4] Rambut panjangnya adalah simbol dari dinasti dan dengan demikian hak kerajaan atau kekuatan magis; dengan memotongnya, mereka menanggalkannya dari semua hak prerogatif kerajaan. Setelah dipecat, ia dan putranya Theuderich ditempatkan di Biara Santo Bertinus atau ia di Saint-Omer dan Theuderich di Saint-Wandrille.

Terdapat keraguan di dalam informasi mengenai tanggal kematiannya dengan beberapa referensi yang dikutip di awal tahun 753 dan referensi lainnya yang menyatakan setidaknya di akhir tahun 758. Di dalam Kekaisaran Karoling, ia mendapat kesan yang buruk dan mendapat sebutan rex falsus, yang berarti raja palsu, meskipun terdapat fakta bahwa Pippin melalui Paus Zakarias dan Stefanus II yang membuatnya naik takhta.

Referensi

  1. ↑ Claudio Rendina & Paul McCusker, The Popes: Histories and Secrets, (New York: 2002), pg. 145.
  2. ↑ Barbara H. Rosenwein, A Short History of the Middle Ages, (University of Toronto: 2009), pg. 84.
  3. ↑ Michael Frassetto (1 Januari 2003). "Childeric III". Encyclopedia of Barbarian Europe: Society in Transformation. ABC-CLIO. hlm. 118–19. ISBN 978-1-57607-263-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Charles Knight, The English Cyclopaedia: Volume IV, (London: 1867); pg. 733.

Bibliografi

Lowong
Terakhir dijabat oleh
Charles Martel
(Bertindak)
Raja Franka
743–751
Diteruskan oleh:
Pippin
Theodebert I, 534-548.
Childeric I (457-481).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan