Jumat, 06 November 2026
10:19 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Austrasia

Austrasia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Australasia, Australia, atau Austria.
Austrasia
567–751
Austrasia, tanah air kelompok Franka (hijau tua) dan wilayah-wilayah lain yang ditaklukan
Austrasia, tanah air kelompok Franka (hijau tua) dan wilayah-wilayah lain yang ditaklukan
Ibu kotaReims, Metz
Bahasa umumFranka Lama, Latin Vulgar, Latin
Agama Kekristenan
PemerintahanMonarki
Raja 
Era SejarahAbad Pertengahan Awal
• Didirikan
567
• Dibubarkan
751
Didahului olehDigantikan oleh
Galia Romawi
Germania inferior
ksrKekaisaran
Karoling
Sekarang bagian dari Belanda
 Belgia
 Italia
 Luksemburg
 Swiss
 Jerman
 Prancis
 Austria

Austrasia adalah wilayah timur laut Kerajaan Franka dari abad ke-6 hingga abad ke-8. Wilayah ini berpusat di tepi Sungai Meuse, Rhein Tengah dan Moselle, dan merupakan wilayah awal suku-suku Franka Ripuaria sebelum mereka menyatukan semua suku bangsa Franka di bawah kepemimpinan Clovis I.

Pada tahun 567, Austrasia menjadi kerajaan yang terpisah di Kerajaan Franka dan dipimpin oleh Sigebert I. Pada abad ke-7 dan ke-8, tempat ini menjadi pusat kekuatan Karoling yang kemudian mengambil alih seluruh wilayah Franka dari kelompok Meroving Salia. Austrasia perlahan kehilangan karakter teritorialnya akibat pembubaran Kekaisaran Karoling pada pertengahan akhir abad ke-9.

Referensi

  • Charles Oman. The Dark Ages 476–918. London: Rivingtons, 1914.
  • Thomas Hodgkin. Italy and Her Invaders. Oxford: Clarendon Press, 1895.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan