Selasa, 22 September 2026
03:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Austrasia

Austrasia

Artikel ini bukan mengenai Australasia, Australia, atau Austria.
Austrasia
567–751
Austrasia, tanah air kelompok Franka (hijau tua) dan wilayah-wilayah lain yang ditaklukan
Austrasia, tanah air kelompok Franka (hijau tua) dan wilayah-wilayah lain yang ditaklukan
Ibu kotaReims, Metz
Bahasa umumFranka Lama, Latin Vulgar, Latin
Agama Kekristenan
PemerintahanMonarki
Raja 
Era SejarahAbad Pertengahan Awal
 Didirikan
567
 Dibubarkan
751
Didahului olehDigantikan oleh
Galia Romawi
Germania inferior
ksrKekaisaran
Karoling
Sekarang bagian dari Belanda
 Belgia
 Italia
 Luksemburg
 Swiss
 Jerman
 Prancis
 Austria

Austrasia adalah wilayah timur laut Kerajaan Franka dari abad ke-6 hingga abad ke-8. Wilayah ini berpusat di tepi Sungai Meuse, Rhein Tengah dan Moselle, dan merupakan wilayah awal suku-suku Franka Ripuaria sebelum mereka menyatukan semua suku bangsa Franka di bawah kepemimpinan Clovis I.

Pada tahun 567, Austrasia menjadi kerajaan yang terpisah di Kerajaan Franka dan dipimpin oleh Sigebert I. Pada abad ke-7 dan ke-8, tempat ini menjadi pusat kekuatan Karoling yang kemudian mengambil alih seluruh wilayah Franka dari kelompok Meroving Salia. Austrasia perlahan kehilangan karakter teritorialnya akibat pembubaran Kekaisaran Karoling pada pertengahan akhir abad ke-9.

Referensi

  • Charles Oman. The Dark Ages 476–918. London: Rivingtons, 1914.
  • Thomas Hodgkin. Italy and Her Invaders. Oxford: Clarendon Press, 1895.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan