Sabtu, 07 November 2026
00:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Interregnum

Periode ketidakberlanjutan, seperti rentang waktu antara pemerintahan satu raja dengan raja berikutnya

Bagikan:

Interregnum adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan periode transisi antara pemerintahan yang satu dan pemerintahan yang lain, biasanya terjadi ketika tidak ada pemimpin atau raja yang sah di suatu negara atau wilayah. Periode ini dapat berlangsung selama beberapa minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun, tergantung pada situasi politik dan kondisi masyarakat saat itu. Interregnum sering kali diwarnai oleh ketidakstabilan, perebutan kekuasaan, dan konflik internal di antara berbagai faksi atau kelompok yang berusaha memanfaatkan kekosongan kekuasaan. Selain itu, interregnum juga dapat mencakup upaya dari berbagai pihak untuk menegosiasikan aturan baru atau memilih pemimpin baru yang akan menggantikan penguasa sebelumnya. Contoh terkenal dari interregnum dalam sejarah adalah periode antara pemerintahan Raja Edward the Confessor dan penaklukan Norman di Inggris pada tahun 1066, serta masa interregnum di Kekaisaran Romawi Suci setelah kematian Kaisar Friedrich II pada tahun 1250, yang menyebabkan kebuntuan politik selama beberapa dekade hingga terpilihnya Rudolf I dari Jerman sebagai Kaisar pada tahun 1273. Interregnum juga bisa terjadi dalam konteks non-monarki, seperti pada periode vakum kekuasaan dalam sistem pemerintahan republik, di mana tidak ada Presiden atau pemimpin negara yang berfungsi secara efektif, sering kali mengakibatkan ketidakpastian hukum dan administratif hingga situasi tersebut terselesaikan.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan