Minggu, 20 September 2026
14:10 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Chen Tang

Untuk the actress surnamed Tang, lihat Tang Chen.
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Chen Tang"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(November 2015)
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Chen.

Chen Tang (Hanzi:陳湯), lahir di Jining, provinsi Shandong, terkenal karena Pertempuran Zhizhi pada 36 SM selama Perang Han-Xiongnu.[1]

Pertempuran Zhizhi

Artikel utama: Pertempuran Zhizhi

Pada kira-kira 36 SM, gubernur Wilayah Barat adalah Gan Yanshou. Wakil komandannya, Chen Tang mengklaim bahwa Zhizhi berencana untuk membangun sebuah kerajaan besar dan mengusulkan untuk melakukan serangan pendahuluan. Gan Yanshou keberatan, tetapi ia jatuh sakit tidak lama kemudian, dan sementara dia tidak berdaya Chen Tang memalsukan perintah atas nama Yanshou dan memobilisasi pasukan. Gan Yanshou tidak bisa berbuat apa-apa. Semua ini dilakukan tanpa izin Kaisar. Pasukan yang terdiri dari 40.000 tentara Han dan Hu (Hu di sini maksudnya suku nomaden non-Han) telah berkumpul. Mereka berbaris menuju ke barat di kedua sisi Cekungan Tarim, dan bergabung kembali di dekat Kashgar kemudian bergerak melintasi wilayah Kangju menuju pantai barat Danau Balkhash. Pada titik ini ribuan pasukan kavaleri Kangju, yang baru akan kembali setelah menyerang Wusun, berbenturan dari belakang dengan pasukan Han, mereka langsung menyerang dan kemudian melarikan diri dengan membawa sejumlah besar pasokan makanan dan senjata pasukan Han, Chen Tang segera mengirim pasukan Hu-nya dan berhasil mengalahkan Kangju, menewaskan 460 dari mereka dan membebaskan 470 tawanan Wusun.

1.518 orang Xiongnu meninggal, termasuk putra mahkota dan istri Zhizhi. 145 ditangkap dan lebih dari 1.000 menyerah. Para prajurit diizinkan untuk menyimpan barang rampasan mereka dan Xiongnu yang menyerah dibagikan ke lima belas kerajaan yang berpartisipasi dalam pertempuran. Musim semi berikutnya Gan Yanshou dan Chen Tang tiba di Chang'an dan memberi Kaisar Yuan dari Han kepala Zhizhi yang telah dipenggal, kemudian dipajang di tembok kota selama sepuluh hari, setelah itu baru dimakamkan. Zhizhi adalah satu-satunya Xiongnu Chanyu yang terbunuh oleh pasukan Han Tiongkok.

Kutipan

Cheng Tang terkenal dengan pernyataannya:

"夫胡兵五而当汉兵一". Seorang prajurit Han setara dengan lima tentara Xiongnu.

"明犯强漢者,雖遠必誅". Tidak peduli seberapa jauh, siapa pun yang berani melanggar Han yang perkasa akan dihukum mati.

Anak-anak

  • Chen Feng (陈冯)
  • Po Huhou (破胡侯)

Referensi

  1. Grousset, Rene (1970). The Empire of the Steppes. Rutgers University Press. hlm. 38. ISBN 0-8135-1304-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan