Selasa, 13 Oktober 2026
02:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Cendet bertopeng

Cendet bertopeng

Bagikan:
Cendet bertopeng
250px-Lanius_nubicus_%28unmirrored%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Laniidae
Genus: Lanius
Spesies:
L. nubicus
Nama binomial
Lanius nubicus
250px-Lanius_nubicus_distr.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

     Musim panas      Musim dingin

Cendet bertopeng[2] (Lanius nubicus) adalah sebuah spesies burung dalam famili pentet, Laniidae. Spesies ini berkembangbiak di Eropa tenggara dan ujung timur Laut Tengah, dengan sebuah populasi terpisah di Irak timur dan Iran barat. Cendet bertopeng adalah burung migran, bermusim dingin sebagian besar di Afrika timur laut. Meski merupakan pemigran jarak pendek, beberapa ekor telah ditemukan di tempat-tempat lain termasuk Eropa barat dan utara. Cendet ini adalah anggota terkecil dari genusnya, Lanius. Spesies ini memiliki ekor panjang dan paruh lengkung. Jantannya memiliki punggung yang sebagian besar hitam, dengan kepala di ujung kepala, dahi dan supersiliumnya, serta bagian putih besar di pundak dan sayapnya. Leher beserta sisinya, begitu juga perutnya juga berwarna putih. Namun, perut anakan berwarna cokelat kelabu dengan dahi yang lebih pucat dengan kehadiran garis yang memanjang dari kepala ke buntut, dan sayap cokelat, kecuali bagian primernya yang putih.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2019) [amended version of 2016 assessment]. "Lanius nubicus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T22705099A155574857. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T22705099A155574857.en. Diakses tanggal 21 Februari 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Fadhila, Sarah Annisa. "7 Jenis Burung Cendet Paling Populer Beserta Keunggulannya: Ketahui Sebelum Membeli! - Koran Gala - Halaman 2". 7 Jenis Burung Cendet Paling Populer Beserta Keunggulannya: Ketahui Sebelum Membeli! - Koran Gala - Halaman 2. Diakses tanggal 2025-12-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan