Rabu, 21 Oktober 2026
08:24 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Migrasi burung

Migrasi burung

pergerakan musiman burung-burung

Bagikan:
330px-BrantaLeucopsisMigration.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Burung sedang bermigrasi
330px-Ekspedisi_Burung_Migran.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ribuan Burung Migran (sebutan untuk burung-burung asal Siberia, Mongolia maupun Tiongkok yang melakukan migrasi ke Australia dan Indonesia) di Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan.

Migrasi burung merujuk pada perjalanan musiman yang dilakukan oleh banyak spesies burung.

Banyak burung melakukan perjalanan panjang dengan terbang. Pola yang paling umum adalah terbang ke utara untuk berkembang biak pada musim panas Arktik dan terbang kembali ke selatan yang hangat ketika utara sedang mengalami musim dingin.

Fisiologi dan kontrol

Navigasi terjadi berdasarkan pada berbagai indera. Banyak burung yang terbukti menggunakan kompas matahari. Menggunakan matahari sebagai media pengarah melibatkan kebutuhan burung dalam membuat kompensasi berdasarkan waktu. Navigasi juga telah terbukti didasarkan pada kombinasi kemampuan lain termasuk kemampuan untuk mendeteksi medan magnet (magnetoreception), menggunakan penunjuk visual serta isyarat olfaktori.[1]

= Referensi

  1. ↑ Walraff, H. G. (2005). Avian Navigation: Pigeon Homing as a Paradigm. Springer.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan