Kamis, 01 Oktober 2026
05:21 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Armand Jean du Plessis de Richelieu

Armand Jean du Plessis de Richelieu

Bagikan:
Sang Adipati Richelieu
COHS
250px-Richelieu%2C_por_Philippe_de_Champaigne_%28detalle%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Cardinal Richelieu, 1637, Philippe de Champaigne
Menteri Kepala untuk Raja Prancis ke-1
Masa jabatan
12 August 1624 –4 December 1642
Penguasa monarkiLouis XIII dari Prancis
PenggantiKardinal Mazarin
Uskup Luçon
Masa jabatan
18 Desember 1606 –29 April 1624
PendahuluJacques Duplessis de Richelieu
PenggantiAimeric de Bragelone
Kardinal-Imam tanpa gelar
Masa jabatan
5 September 1622 –4 Desember 1642
Koajutor abbas teritori Cluny
Masa jabatan
1627–1635
Abbas teritori Cluny
Masa jabatan
1635 –4 Desember 1642
PendahuluJacques de Vény d´Arbouze
PenggantiJules Raymond Mazarin
Informasi pribadi
Lahir9 September 1585
Meninggal4 Desember 1642(1642-12-04) (umur 57)
AlmamaterCollège de Navarre
PekerjaanRohaniwan, kardinal
ProfesiNegarawan, Bangsawan
Tanda tangan

Armand Jean du Plessis de Richelieu, Cardinal-Duc de Richelieu (pengucapan bahasa Prancis: [ʁiʃəljø]; 9 September 1585 – 4 Desember 1642) adalah seorang rohaniwan Katolik berpangkat kardinal, bangsawan, dan negarawan Prancis.

Ia diangkat sebagai uskup tahun 1608, lalu memasuki dunia politik dan menjadi Sekretaris Negara tahun 1616. Richelieu segera menjadi orang berpengaruh di Gereja Katolik dan pemerintah Prancis dengan menjadi Kardinal tahun 1622 dan menteri kepala untuk Raja Louis XIII tahun 1624. Ia terus menjabat hingga wafat tahun 1642; jabatannya dilanjutkan oleh Kardinal Mazarin yang kariernya dibantu oleh Richelieu.

Cardinal de Richelieu sering dipanggil dengan gelar "Menteri Kepala" Raja atau "Menteri Pertama". Hasilnya, ia dianggap sebagai Perdana Menteri pertama di dunia dalam arti istilah secara modern. Ia berusaha mengkonsolidasikan kekuasaan raja dan melenyapkan faksi-faksi dalam negeri. Dengan mempertahankan kekuasaan kebangsawanannya, ia mengubah Prancis menjadi sebuah negara terpusat yang kuat. Tujuan kebijakan luar negeri utamanya ialah mengawasi kekuatan dinasti Habsburg Austro-Spanyol, serta memastikan dominasi Prancis dalam Perang Tiga Puluh Tahun. Meski ia seorang kardinal, ia tidak ragu-ragu membuat aliansi dengan pemimpin-pemimpin Protestan demi meraih tujuan ini. Masa kepemimpinannya ditandai oleh Perang Tiga Puluh Tahun yang melanda Eropa.

Richelieu juga dikenal karena kecintaannya terhadap seni; ia mendirikan Académie Française, yayasan terpelajar yang bertugas menangani hal-hal yang berkaitan dengan bahasa Prancis. Richelieu juga dikenal karena sobriquet-nya, l'Éminence rouge ("Kebesaran Merah"), dari warna merah pada pakaian rohaniwannya dan gaya "kebesaran"-nya sebagai seorang kardinal.

Sebagai pengacara untuk Samuel de Champlain dan penaklukan Quebec, ia mendirikan Compagnie des Cent-Associés dan mengawasi Traktat of Saint-Germain-en-Laye mengembalikan Quebec City ke Prancis di bawah kekuasaan Champlain, setelah permukiman tersebut ditaklukkan oleh pasukan Kirke tahun 1929. Hal ini memungkinkan koloni berkembang menjadi jantung budaya Francophone di Amerika Utara.

Ia juga berperan sebagai tokoh utama dalam The Three Musketeers oleh Alexandre Dumas, père dan adaptasi filmnya, digambarkan sebagai antagonis utama dan pemimpin yang lebih berkuasa dari Raja, meski peristiwa seperti Hari Penipuan memperlihatkan bahwa ia sebenarnya lebih bergantung pada kepercayaan Raja untuk mempertahankan kekuasaannya.

Penghormatan

Banyak tempat dan markah tanah dinamai untuk menghormati Kardinal Richelieu, termasuk:

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Cardinal Richelieu.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Armand Jean du Plessis, Cardinal Richelieu.
Ancien Régime
Republik Pertama
Kekaisaran Pertama
Restorasi Pertama
Seratus Hari
Restorasi Kedua
Monarki Juli
Republik Kedua
Kekaisaran Kedua
Republik Ketiga
Prancis Vichy
Pemerintahan
Provinsional
Republik Keempat
Republik Kelima


Flag of PrancisBiography icon

Artikel bertopik biografi Prancis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan