Sabtu, 24 Oktober 2026
09:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Dominique de Villepin

Dominique de Villepin

Bagikan:
Infobox orangDominique de Villepin
330px-Dominique_de_Villepin_%282010%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2010) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(fr) Dominique Marie François René Galouzeau de Villepin Suntingan nilai di Wikidata
14 November 1953 Suntingan nilai di Wikidata (72 tahun)
Rabat Suntingan nilai di Wikidata
Perdana Menteri Perancis
31 Mei 2005 – 17 Mei 2007
← Jean-Pierre Raffarin – François Fillon →
Minister of the Interior of France (en) Terjemahkan
31 Maret 2004 – 31 Mei 2005
← Nicolas Sarkozy – Nicolas Sarkozy →
Bagian dari kabinet: Third Raffarin government (en) Terjemahkan
Minister of Foreign Affairs (en) Terjemahkan
17 Juni 2002 – 31 Maret 2004
← Dominique de Villepin – Michel Barnier →
Bagian dari kabinet: Second Raffarin government (en) Terjemahkan
Minister of Foreign Affairs (en) Terjemahkan
6 Mei 2002 – 17 Juni 2002
← Hubert Védrine – Dominique de Villepin →
Bagian dari kabinet: First Raffarin government (en) Terjemahkan
General secretary of the Presidency of the Republic (en) Terjemahkan
17 Mei 1995 – 6 Mei 2002
← Hubert Védrine – Philippe Bas →
Interior minister (en) Terjemahkan
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaGereja Katolik Roma Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanÉcole nationale d'administration (1978–1980)
Universitas Paris-Nanterre
Universitas Pantheon-Assas
Institut Ilmu Politik Paris
Sorbonne Universitas Paris
Lycée Stendhal de Milan (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiPolitik, diplomasi dan legal work (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpolitikus,kepala pemerintahan,anggota parlemen,Sekretaris,menteri luar negeri,pemilik galeri,pengacara,kolektor seni,diplomat,penulis,menteri Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diInstitut Ilmu Politik Paris
Kementerian Luar Negeri Prancis Suntingan nilai di Wikidata
Partai politikLa France Humaniste (2025–)
Solidary Republic (en) Terjemahkan (2010–2011)
Persatuan Gerakan Masyarakat (2002–2011)
Aksi unjuk rasa untuk Republik di Prancis (1977–2002) Suntingan nilai di Wikidata
2016World Government Summit 2016 (en) Terjemahkan
21 Januari 2004World Economic Forum Annual Meeting 2004 (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KeluargaGalouzeau de Villepin Suntingan nilai di Wikidata
Pasangan nikahMarie-Laure de Villepin Suntingan nilai di Wikidata
AnakMarie de Villepin,Arthur de Villepin,Victoire de Villepin Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaXavier de Villepin Suntingan nilai di Wikidata, Yvonne Hétier Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraPatrick de Villepin dan Véronique Albanel Suntingan nilai di Wikidata
KerabatFrédéric de Saint-Sernin (en) Terjemahkan (sepupu laki-laki) Suntingan nilai di Wikidata
Situs webvillepin.fr Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm1519508 X: Villepin Modifica els identificadors a Wikidata

Dominique Marie François René Galouzeau de Villepin (lahir 14 November 1953) atau biasa dikenal sebagai Dominique de Villepin saja dengarkanⓘ adalah seorang diplomat dan politikus Prancis dan menjabat sebagai Perdana Menteri Prancis sejak 31 Mei 2005 hingga 15 Mei 2007 setelah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Namanya disorot dunia internasional saat menentang invasi Irak 2003 dengan gayanya yang lirikal. Selain itu, awal tahun 2006, langkah Villepin yang bersikeras menerapkan Undang-Undang Tenaga Kerja baru yang kontroversial (Contrat première embauche) menyebabkan protes besar-besaran oleh para remaja dan asosiasi perburuhan karena UU tersebut dinilai tidak menguntungkan nasib karyawan.

Villepin menikah dengan Marie-Laure Le Guay dan memiliki tiga anak dalam usia remaja. Hingga kini ia belum pernah menjadi kandidat dalam pemilu sekalipun.

Karier

250px-Launch_Republique_Solidaire_2010-06-19_n04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dominique de Villepin

Sebagai diplomat

Villepin belajar di Institut Ilmu Politik Paris (Institut d'Etudes Politiques de Paris) dan kemudian ke Sekolah Administrasi Nasional (École nationale d'administration). Ia juga menyandang gelar dalam bidang hukum dan sastra dari Universitas Paris II Panthéon-Assas dan Paris X Nanterre. Setelah itu, ia mulai meniti karier dalam dunia diplomatik. Jabatannya antara lain adalah

Politikus

Villepin terjun ke dunia politik pada tahun 1990-an. Setelah menduduki berbagai jabatan, ia kemudian ditunjuk sebagai menteri dan kemudian perdana menteri. Jabatannya antara lain

Kabinet

Chirac menyatakan bahwa kabinet yang terbentuk akan memiliki prioritas menekan angka pengangguran yang berkisar di atas 10%. Kabinet yang dibentuk oleh Villepin cukup kecil untuk ukuran Prancis dan menyatu secara hirarkis karena seluruh anggotanya berjabatan menteri. Hal ini dilakukan agar tim yang terbentuk lebih efisien.

Salah satu janji Jean-Pierre Raffarin saat menjadi perdana menteri adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bahwa "akhir masa jabat Presiden Chirac akan ditandai dengan turunnya angka pengangguran". Sayangnya, pertumbuhan ekonomi Prancis tidak sepesat yang dijanjikan, dan berkurangnya pengangguran juga belum dirasakan. Karena itu, tujuan Villepin adalah mengembalikan kepercayaan rakyat Prancis pada pemerintah. Untuk hal ini, ia menentukan batas waktu bagi dirinya sendiri selama 100 hari dari penunjukkan kabinet. Masalah lain yang dihadapi adalah Konstitusi Eropa, yang ditolak dalam referendum di Prancis dan Belanda serta ditundanya referendum di Britania Raya, Polandia, dan negara-negara lain.

Anggota

Menteri

Menteri dengan tugas khusus [Delegate minister]*)

  • Henri Cuq, menteri dengan tugas khusus untuk hubungan dengan Parlemen;
  • Azouz Begag, menteri dengan tugas khusus untuk kesetaraan kesempatan;
  • Jean-François Copé, menteri dengan tugas khusus untuk anggaran dan pembaruan negara, jurubicara untuk pemerintah;
  • Gérard Larcher, menteri dengan tugas khusus untuk lapangan kerja, pekerjaan, dan penyaluran orang muda di bidang profesional;
  • Catherine Vautrin, menteri dengan tugas khusus untuk kesatuan sosial dan kesetaraan [laki-laki dan perempuan];
  • Brigitte Girardin, menteri dengan tugas khusus untuk kerja sama internasional, pembangunan, dan frankofon (negara-negara berbahasa Prancis);
  • Brice Hortefeux, menteri dengan tugas khusus untuk pemerintahan setempat;
  • Catherine Colonna, menteri dengan tugas khusus untuk urusan Eropa;
  • François Goulard, menteri dengan tugas khusus untuk pendidikan tinggi dan penelitian;
  • Léon Bertrand, menteri dengan tugas khusus untuk pariwisata;
  • Philippe Bas, menteri dengan tugas khusus untuk Keamanan sosial, kaum manula, penyandang cacat, dan keluarga;
  • François Loos, menteri dengan tugas khusus untuk perindustrian;
  • Christine Lagarde, menteri dengan tugas khusus untuk perdagangan luar negeri;
  • Hamlaoui Mékachéra, menteri dengan tugas khusus untuk veteran perang;
  • Christian Estrosi, menteri dengan tugas khusus untuk pengelolaan teritori.
  • )"Menteri dengan tugas khusus" (Delegate minister) tidak duduk dalam kabinet.

Pranala luar

Didahului oleh:
Hubert Védrine
Sekretaris Jenderal Presiden Prancis
1995–2002
Diteruskan oleh:
Philippe Bas
Didahului oleh:
Hubert Védrine
Menteri Luar Negeri Prancis
2002–2004
Diteruskan oleh:
Michel Barnier
Didahului oleh:
Nicolas Sarkozy
Menteri Perencanaan Prancis
2004–2005
Diteruskan oleh:
Nicolas Sarkozy
Didahului oleh:
Jean-Pierre Raffarin
Perdana Menteri Prancis
2005–2007
Diteruskan oleh:
François Fillon
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan