Senin, 21 September 2026
02:17 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Louis Barthou

Louis Barthou

Louis Barthou
250px-Louis_Barthou_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Prancis ke-59
Masa jabatan
22 Maret 1913 –9 Desember 1913
PendahuluAristide Briand
PenggantiGaston Doumergue
Informasi pribadi
LahirJean Louis Barthou
25 Agustus 1862
Meninggal9 Oktober 1934(1934-10-09) (umur 72)
Partai politikIndependen

Jean Louis Barthou (pengucapan bahasa Prancis: [ʒɑ̃lwibaʁtu]; 25 Agustus 1862 – 9 Oktober 1934) adalah seorang politikus Prancis yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri selama delapan bulan pada tahun 1913. Pada masa kepemimpinannya pada Juli 1913, ia memperkenalkan tunjangan untuk keluarga dengan anak-anak.[1] Selain itu, ia juga mengeluarkan undang-undang yang ingin menjamin hak pekerja perempuan sebelum dan sesudah kelahiran.[2]

Ia juga dikenal karena pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada tahun 1934. Ia merupakan tokoh penting di balik Perjanjian Bantuan Timbal Balik Prancis-Soviet pada tahun 1935, walaupun perjanjian ini ditandatangani oleh penerusnya, Pierre Laval. Pada tahun 1934, ia juga mencoba membentuk Pakta Timur yang terdiri dari Jerman, Rusia, Polandia, Cekoslowakia, dan negara-negara Baltik. Selain itu, ia berhasil membuat Uni Soviet bergabung dengan Liga Bangsa-Bangsa pada September 1934.[3]

Kematian

Sebagai bagian dari tugasnya sebagai Menteri Luar Negeri, Barthou bertemu dengan Raja Aleksandar I dari Yugoslavia pada tanggal 9 Oktober 1934 saat sang raja sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Marseille. Namun, sang Raja ditembak mati oleh pejuang Bulgaria, Vlado Chernozemski.[4] Barthou terkena peluru nyasar dan akhirnya meninggal karena kehilangan terlalu banyak darah.

Laporan mengenai peluru yang ditemukan di dalam mobil yang ditumpangi oleh Barthou dan sang raja disusun pada tahun 1935, tetapi hasilnya baru diungkap pada tahun 1974. Ternyata Barthou terkena peluru 8 mm Modèle 1892 revolver yang sering digunakan oleh polisi Prancis pada masa itu.[5] Thus he was killed during the frantic police response rather than by the assassin.

Referensi

  1. https://books.google.co.uk/books?id=MLA1AAAAIAAJ&q=family+allowances+fourth+child+1913+france&dq=family+allowances+fourth+child+1913+france&hl=en&sa=X&ved=0CBwQ6AEwAGoVChMIyvqkp7zAyAIVw34aCh2bKgK7
  2. The Encyclopædia Britannica: a dictionary of arts, sciences, literature and general information, Volume 31 by Hugh Chisholm
  3. The Gathering Storm by Winston Churchill, RosettaBooks, 2010, hlm. 95
  4. Matthew Graves, 'Memory and Forgetting on the National Periphery: Marseille and the Regicide of 1934', PORTAL Journal of Multidisciplinary International Studies, Vol. 7, No. 1, January 2010, hlm. 1
  5. de Launay, Jacques (1974). Les grandes controverses de l'histoire contemporaine 1914-1945. Edito-Service Histoire Secrete de Notre Temps. hlm. 568.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Louis Barthou.


Flag of PrancisBiography icon

Artikel bertopik biografi Prancis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan