Minggu, 20 September 2026
15:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Canva

Canva

pelantar desain grafis daring

Canva Pty Ltd
250px-Canva_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisSwasta
IndustrI
Didirikan2013
Pendiri
Kantor pusat,
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
ProdukCanva, Canva Pro, Canva Teams, Canva Enterprise, Canva for Education, Canva for Nonprofits, Canva AI Magic Studio, Canva Templates, Canva Creators
PendapatanKenaikan US$2 miliar (2023)[1]
Jumlah karyawan
4,500[2] (2024)
IndukCanva Inc.[3]
Situs webcanva.com

Canva adalah aplikasi desain grafis yang digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan beragam contoh desain untuk digunakan.[4][5][6]

Canva terdiri dari dua jenis layanan, yakni gratis dan berbayar. Pada layanan berbayar, Canva menyediakan Canva Pro dan Canva for Enterprise.[7] Selain itu, pengguna juga bisa membayar produk secara fisik untuk dicetak dan dikirimkan.[8]

Pada Juni 2020, Canva meraih A$60 juta dengan nilai valuasi A$6 miliar. Nilai ini hampir menggandakan valuasi pada 2019.[9][10]

Sejarah

Canva didirikan di Perth, Australia oleh Melanie Perkins, Cliff Obrecht dan Cameron Adams pada 1 Januari 2013. Pada tahun pertamanya, Canva mencatat jumlah pengguna sebanyak 750,000 orang.[11] Pada April 2014, seorang pakar teknologi dan sosial media bernama Guy Kawasaki bergabung ke perusahaan sebagai promotor merek.[12] Pada 2015, Canva for Work diluncurkan dan berfokus pada bagian pemasaran.[13]

Selama tahun 2016-2017, pendapatan Canva meningkat dari A$6.8 juta menjadi A$23.5 juta, dengan kerugian mencapai A$3.3 juta. Pada 2017, perusahaan meraih keuntungan dengan jumlah pelanggan berbayar mencapai 294.000 orang.[14]

Setahun kemudian Melanie mengumumkan bahwa perusahaannya meraih A$40 juta dari Sequoia Capital, Blackbird Ventures dan Felicis Ventures. Atas capaian tersebut, nilai valuasi perusahaan menjadi sebesar A$1 miliar.[14][15][16]

Pada Mei 2019, Canva mengalami pelanggaran keamanan yang menyebabkan 139 juta data penggunanya diretas.[17] Data yang diretas ini termasuk nama asli pengguna, nama pengguna, alamat, informasi geografi dan bahkan hingga kata kunci bagi beberapa pengguna.[18]

Dalam waktu bersamaan, perusahaan mencapai pendanaan lain sebesar A$70 juta dari General Catalyst dan Bond. Canva juga meraih pendanaan dari investor sebelumnya yakni Blackbird Ventures dan Felicis Ventures sehingga nilai valuasi Canva mencapai A$2.5 miliar.[19]

Lima bulan berikutnya, Canva mengumumkan bahwa mereka berhasil menambah dana tambahan sebesar A$85 million sehingga nilai valuasinya menjadi sebesar A$3.2 miliar.[9]

Pada Desember 2019, Canva meresmikan Canva for Education, sebuah produk gratis yang ditujukan untuk sekolah dan institusi pendidikan yang bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi antara murid dan guru.[20]

Memasuki Januari 2020, Canva mempublikaskan kebijakan privasi dalam bahasa Inggris dan berbagai bahasa lainnya agar dapat dipatuhi dan dipahami oleh para pengguna.[21]

Pada Agustus 2020 Canva kemudian merilis laporan bahwa telah terjadi peretasan pada Februari. Dilaporkan bahwa tercatat ada 4.200 email mencurigakan yang dibuat di Canva.[22]

1. Teori Kreatifitas Torrance

Secara umum, kreativitas yang kita ketahui adalah suatu kelebihan dari

masing-masing manusia dalam menciptakan hal-hal baru yang dapat berguna bagi

dirinya dan orang lain. Tak hanya hal baru, tetapi bisa juga menambahkan atau

memodifikasi dari ide yang sudah ada sebelumnya. Kreativitas sangatlah penting

dalam kehidupan manusia, karena sangat dibutuhkan dalam perkembangan

segala aspek kehidupan manusia. Dikutip dari spada.uns.ac.id dalam artikelnya

yang membahas tentang psikologi seni, Pengertian Kreativitas Menurut Torrance

(1981), adalah proses kemampuan individu untuk memahami kesenjangan

kesenjangan atau hambatan-hambatan dalam hidupnya, merumuskan hipotesis [23]

Akuisisi

Pada 2018, perusahaan mengakuisisi perusahaan rintisan Zeetings dalam jumlah yang tidak diungkapkan sebagi bagian dari ekspansi perusahaan.[24]

Pada Mei 2019, perusahaan mengumumkan akuisisi terhadap Pixabay dan Pexels, dua situs fotografi gratis berbasis di Jerman, yang memungkinkan pengguna Canva untuk bisa mengakses foto-foto mereka dalam membuat desain.[25]

Kritik

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Pada Mei 2019, Canva menghadapi kritik pedas atas penanganannya terhadap serangan siber yang membuat sekitar 139 juta data pengguna dicuri oleh peretas.[26][27]

Referensi

  1. Smith, Paul (22 Januari 2024). "Canva share sale booms as revenue races higher". Australian Financial Review.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. Bonyhady, Nick (10 April 2024). "Canva agrees to settle unfair dismissal case from senior engineer". Australian Financial Review. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Mei 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "CANVA PTY Ltd | OpenCorporation". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Desember 2021. Diakses tanggal 12 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Lancet, Yaara; Zukerman, Erez (7 Januari 2014). "Canva review: Free tool brings much-needed simplicity to design process". PC World. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Desember 2014.
  5. Perez, Sarah (26 Agustus 2013). "Canva Launches A Graphic Design Platform Anyone Can Use". Tech Crunch'. Diarsipkan dari asli tanggal 2 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Swallow, Erica (18 November 2013). "Canva Makes Great Design More Accessible". Forbes. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Reuter, Dominick. "5 apps entrepreneurs can use right now". Business Insider. How much it costs: Pro, $120/year per user; Enterprise, $360/year per user; free and discounted accounts available for nonprofits and educators.
  8. Castles, Angela. "Canva gets physical with 'Canva Print' to cement US foothold". SmartCompany. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  9. 1 2 Cook, Jordan. "Canva, now valued at $3.2 billion, launches an enterprise product". TechCrunch. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  10. "Canva raises $60 million at valuation of $6 billion". Bloomberg. 2020-06-22. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  11. Campbell, Rebekah (15 September 2014). "The Problem With Going Into Business With a Friend". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2014. Diakses tanggal 5 Februari 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Pankaj, Mishra. Canva Raises $3 Million To Make Design Accessible To Everyone Diarsipkan 30 Maret 2019 di Wayback Machine. Tech Crunch. 16 April 2014.
  13. "Graphic design startup Canva just turned into a unicorn". Fast Company (dalam bahasa American English). 2018-01-08. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2018. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  14. 1 2 "New Sequoia China investment values Australian design company Canva at $1 billion – TechCrunch". techcrunch.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2018. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  15. Stanton, Kate; Griffith, Hywel (2018-01-09). "The 30-year-old woman who designed a $1bn business". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juli 2018. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  16. Chau, David (2018-01-09). "Canva: Online design startup joins generally overvalued 'unicorn' club". Australia: ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2018. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  17. "Australian tech unicorn Canva suffers security breach". ZDNet (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  18. "139 Million Users Hit in Canva Data Breach". Tom's Guide (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  19. Clark, Kate. "Graphic design platform Canva valued at $2.5B with new funds". TechCrunch. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2019. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  20. Hennessy, James (6 Desember 2019). "Canva has announced a slew of new products, including a video editing tool and an education offering". Business Insider Australia (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-19.
  21. Picoult, Jon. "What Every Business Can Learn From Canva's Unconventional Privacy Notice". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  22. "Hackers hijack design platform to go phishing". SC Media (dalam bahasa American English). 2020-08-19. Diakses tanggal 5 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  23. "canva". PENGARUH APLIKASI CANVA TERHADAP JUNIOR DESAINER. Diakses tanggal 2023-08-21.
  24. Powell, Dominic. "SmartCompany". Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  25. Jonathan, Shieber. "Australia's design unicorn, Canva, picks up two free image-sharing services, and launches new photo product". TechCrunch. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  26. Smith, Paul. "Canva criticised after data breach exposed 139m user details". Diakses tanggal 5 Februari 2021.
  27. "Massive data breach hits Canva". Diakses tanggal 5 Februari 2021.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan