Sabtu, 31 Oktober 2026
11:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Canelé

Canelé

Bagikan:
Canelé
Canelé
Canelé
Nama lainCannelé
Tempat asal Prancis
DaerahBordeaux
Dibuat olehCouvent des Annonciades[1]
Suhu penyajianWarm
Bahan utamaTepung, susu, kuning telur, mentega, vanilla, rum, gula

Canelé (bahasa Prancis: [kan.le]) adalah kue yang menjadi ciri khas daerah Bordeaux di Prancis, walaupun kini kue ini tersedia di berbagai pâtisserie di Prancis dan belahan dunia lainnya. Kue ini diberi rasa dengan rum dan vanilla dengan bagian tengah yang lembut serta bagian luar yang tebal, gelap, dan mengalami karamelisasi. Kue ini berbentuk tabung dengan tinggi yang dapat mencapai lima sentimeter.

Sejarah

Canelé kemungkinan berasal dari Couvent des Annonciades, Bordeaux, pada abad ke-15 atau ke-18.[1][2] Kata "canelé" berasal dari bahasa Gascon yang dituturkan di wilayah Bordeaux dan Prancis barat daya lainnya pada abad ke-19.[3]

Referensi

  1. 1 2 Aquitaine: produits du terroir et recettes traditionnelles (dalam bahasa Prancis). A. Michel. ISBN 9782226087225. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Krondl, Michael (2015). The Oxford Companion to Sugars and Sweets. Oxford University Press. hlm. 259. Diakses tanggal 30 Maret 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Charente-Maritime 2012. Le Petite Futé. 2012. hlm. 223. Diakses tanggal 30 Maret 2015. De nos jours le Canelé se déguste à tout moment de la journée{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Canelés bordelais.
Tipe
Tiongkok
Prancis
Yunani
Indonesia
Iran
Rumania
Skandinavia
Swiss


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan