Senin, 21 September 2026
00:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Caijing

Caijing
FrekuensiDwimingguan
PendiriWang Boming
Terbitan pertamaJuni 1998
NegaraRepublik Rakyat Tiongkok
Berpusat diBeijing
BahasaMandarin
Situs webcaijing.com.cn
ISSN1671-4725
OCLC number50760677
Caijing
Hanzi tradisional: 財經
Hanzi sederhana: 财经
Makna harfiah: keuangan dan ekonomi
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: cáijīng

Caijing (Hanzi:财经 ) adalah majalah independen yang berkantor pusat di Beijing, Tiongkok,[1] yang mencakup masalah sosial, politik, dan ekonomi, dengan fokus pada hak-hak sipil, urusan publik, dan bisnis.[2]

Sejarah dan profil

Caijing didirikan oleh Hu Shuli pada tahun 1998[3] dan telah menjadi kendaraan untuk mewartakan pelaporan dan kritik independen terlepas dari segala macam aturan tentang pembatasan pada pers domestik Tiongkok.[4]

Caijing merupakan majalah dwimingguan.[3][5] Sirkulasi majalah ini terbatas sekitar 200.000, tetapi para pembacanya dikatakan berasal dari banyak kantor paling penting di Tiongkok pada bidang pemerintahan, keuangan, dan akademisi, menjadikannya sebagai salah satu majalah paling berpengaruh di Tiongkok.[6] Situs webnya dalam bahasa Inggris dan Mandarin menarik sekitar 3,2 juta pengunjung setiap bulannya.[6]

CAIJING online

CAIJING.com.cn adalah situs web berita bisnis dan keuangan Tiongkok. Kontennya tersedia dalam bahasa Inggris di situs saudaranya, English.CAIJING.com.cn. Situs web ini menyediakan berita dan analisis asli bagi pembaca yang mencari gambaran jelas tentang perkembangan bisnis, keuangan, dan ekonomi di Tiongkok. Tersedia juga nawala harian dan suplemen pada akhir pekan.[7]

Konferensi CAIJING

Konferensi Tahunan Majalah CAIJING

Konferensi Tahunan CAIJING adalah pertemuan ekonomi dan keuangan di Tiongkok, yang menstimulasi serta menyoroti perspektif dan berwawasan ke depan tentang prospek ekonomi Tiongkok. Sejak tahun 2004, konferensi ini telah menarik peserta terkemuka dari lembaga pemerintah dan industri di Tiongkok, serta ekonom dan akademisi terkenal di seluruh dunia.[7]

Forum CAIJING

Setiap tahun Majalah CAIJING menyelenggarakan serangkaian konferensi, forum, dan acara yang disebut Forum CAIJING. Berfokus pada reformasi kelembagaan utama, perubahan kebijakan, dan perkembangan besar yang terkait dengan transformasi ekonomi Tiongkok, CAIJING Forum telah memantapkan dirinya sebagai platform tingkat atas untuk interaksi antara politikus utama, pemimpin bisnis, dan akademisi.[7]

Referensi

  1. Michael Keane; Christina Spurgeon (Mei 2004). "Advertising Industry and Culture in Post-WTO China" (PDF). Media International Australia (111): 104–117.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. James F. Scotton, "New Media for a New China," John Wiley & Sons, 8 March 2010, p. 71
  3. 1 2 "Top 10 Most Popular Magazines in China". China Whisper. 21 Juli 2013. Diakses tanggal 11 Agustus 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. James Fallows (9 November 2009). "The other shoe drops at Caijing". The Atlantic. Diakses tanggal 26 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Main Media Players in China". AHK. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-01. Diakses tanggal 1 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Osnos, Evan (20 Juli 2009). "The Forbidden Zone". The New Yorker. Diakses tanggal 7 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 Caijing official website. "About Us". Beijing. Diakses tanggal 27 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]


Ikon rintisan

Artikel bertopik majalah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan