Senin, 21 September 2026
05:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Hu Shuli

Hu Shuli

330px-Hushuli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Hu Shuli (lahir di Beijing tahun 1953) adalah seorang jurnalis dan editor Tiongkok yang ikut menemukan Caijing, sebuah majalah bisnis unggul di Tiongkok.[1] Hu menggabungkan pengaruhnya sebagai salah satu jurnalis paling ternama dan dihormati di Negara Tiongkok juga dengan pengetahuan sebagai pengusaha. Pada bulan Desember, China Media Capital, perusahaan start up bernilai US$ 833 juta dengan koneksi ke konglomerat Amerika Serikat, Rupert Murdoch, membeli 40% saham dari perusahaan yang didirikan oleh Hu, Caixin Media, salah satu perusahaan media Tiongkok yang didirikan pada tahun 2010. Perusahaan Caixin terbuat setelah Hu memutuskan untuk pisah dengan perusahaan lamanya, Caijing. Kunjungan situs Caixin meningkat 37% di 1 tahun terakhir.[2]

Rujukan

  1. "Hu Shuli | Chinese journalist and editor". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-03.
  2. "Hu Shuli". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-03.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan