Sabtu, 24 Oktober 2026
04:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Bronkitis infeksius

penyakit ayam

Bagikan:
Bronkitis infeksius
Nama lainBronkitis infeksius burung
PenyebabAvian coronavirus

Bronkitis infeksius (bahasa Inggris: avian infectious bronchitis atau infectious bronchitis saja; disingkat IB) adalah penyakit infeksi pada ayam yang disebabkan oleh Avian coronavirus. Kasus bronkitis infeksius juga pernah dilaporkan pada burung merak, kalkun, dan pegar.[1] Selain menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan atas ayam, virus ini juga mengakibatkan penurunan produksi telur dan penurunan kualitas telur. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Cavanagh, D.; Mawditt, K.; Welchman, D. de B.; Britton, P.; Gough, R. E. (2002). "Coronaviruses from pheasants ( Phasianus colchicus ) are genetically closely related to coronaviruses of domestic fowl (infectious bronchitis virus) and turkeys". Avian Pathology. 31 (1): 81–93. doi:10.1080/03079450120106651. ISSN 0307-9457.
  2. ↑ Jackwood, M.W. (Oktober 2019). "Infectious Bronchitis in Poultry". MSD Manual. Diakses tanggal 7 Agustus 2021.
  3. ↑ Bande, Faruku; Arshad, Siti Suri; Omar, Abdul Rahman; Bejo, Mohd Hair; Abubakar, Muhammad Salisu; Abba, Yusuf (2016). "Pathogenesis and Diagnostic Approaches of Avian Infectious Bronchitis". Advances in Virology. 2016: 1–11. doi:10.1155/2016/4621659. ISSN 1687-8639. PMC 4756178. PMID 26955391.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)

Bacaan lanjutan

HPHK Golongan I
Penyakit prion
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit parasitik
HPHK Golongan II
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit fungal
Penyakit parasitik


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan