Jumat, 06 November 2026
08:15 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Beri-beri

Beri-beri

Bagikan:
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Beri-beri
SpesialisasiEndokrinologi, neurologi, kardiologi Sunting ini di Wikidata
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Beri-beri_patient_waterzucht_TMnr_10006753.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaki penderita beriberi di Indonesia.

Beri-beri adalah suatu penyakit yang disebabkan kekurangan tiamina, atau vitamin B1, akibat yang ditimbulkan biasanya berupa bengkak-bengkak pada betis. Beri-beri ada 3 jenis, yaitu:

  1. Beri-beri kering: Memiliki gejala kaki terasa tebal dan kesemutan pada anggota badan. Otot lelah dan kekuatannya berkurang. Tahap akhir, anggota badan layuh dan penderita berjalan seperti ayam. Sering sesak napas dan jantung berdegup-degup apabila sedikit berkegiatan. Beri-beri merupakan penyakit yang berbahaya karena penderita penyakit ini boleh meninggal dunia.
  2. Beri-beri lembap: Ciri-cirinya pembengkakan dari kaki, tungkai bawah, muka, dan bahagian tubuh lain. Apabila betis yang bengkak ditekan, cekungan yang tak segera hilang dan terasa sakit.
  3. Beri-beri jantung: Ditandai rasa tekanan di ulu hati, sesak napas, dan berdebar-debar dalam menjalankan kegiatannya. Kelamaan, gejala ini muncul tanpa ada kegiatan, mendadak, dan langsung berat dan penderita bisa meninggal dalam waktu singkat.

Menurut Jacobus Bonitus (Jacob de Bondt; 1591–1631), doktor Belanda yang menemui penyakit ini ketika sedang bertugas di Jawa pada zaman J.P. Coen, perkataan ini berasal daripada perkataan biri-biri. Dalam bukunya beliau mendeskripsikan penyakit ini: "Sebuah penyakit yang sangat mengganggu, yang disebut oleh penduduk setempat sebagai beri-beri (artinya domba). Saya percaya orang yang diserang penyakit ini, dengan lutut mereka gemetar dan kaki terangkat, mereka berjalan seperti domba. Penyakit ini semacam kelumpuhan, atau penyakit tremor: karena penyakit ini mengganggu pergerakan dan sensasi tangan dan kaki, bahkan terkadang seluruh tubuh."[1]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan