Sabtu, 03 Oktober 2026
06:27 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Bereshith Rabba

Bereshith Rabba

Bagikan:
Literatur Rabinik
250px-Adolf_Behrman_-_Talmudysci.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembaca Talmud oleh Adolf Behrman
Literatur Talmudik
Tannaitik
Amoraik (Gemara)
Terkemudian
Midrash halakha
Keluaran
Imamat
Bilangan dan Ulangan
Midrash Aggadah
Tannaitik
400–600 M
650–900 M
900–1000 M
1000–1200 M
Terkemudian
Targum
Torah
Nevi'im
Ketuvim
  • Targum Tehillim
  • Targum Mishlei
  • Targum Iyyov
  • Targum Lima Megillot
  • Targum Sheni Kitab Ester
  • Targum Kitab Tawarikh

Bereshith Rabba (bahasa Ibrani:בראשית רבה‎, B'reshith Rabba; bahasa Inggris:Genesis Rabba) adalah naskah agamawi Yudaisme dari zaman klasik berupa sebuah midrash yang meliputi kumpulan tafsiran homelitikal (khotbah) rabbi-rabbi Yahudi kuno mengenai Kitab Kejadian (B'reshith dalam bahasa Ibrani), yaitu kitab pertama dalam Taurat pada Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Midrash ini merupakan midrash pembahasan (ekspositori) dari kitab pertama Taurat, dan menurut tradisi dikumpulkan oleh pengkhotbah (amora) Hoshaiah (atau Osha'yah) yang terkenal pada abad ke-3 M di Palestina Kristen. Midrash ini membentuk suatu komentar non-legalistik (aggadic) tentang Kitab Kejadian, mengikuti eksegesis gaya midrash pada zaman itu. Dalam naskah ini, ayat-ayat Kitab Kejadian ditelaah satu demi satu, bahkan kata per kata, secara berkesinambungan, kecuali di bagian akhir. Hanya nas berisi silsilah atau nas yang tidak memberikan materi untuk eksposisi (misalnya pengulangan cerita dari hamba Abraham pada Kejadian 24:35–48) tidak dibicarakan.

Kesederhanaan

Bereshith Rabba memuat banyak penjelasan sederhana untuk kata-kata atau kalimat-kalimat, sering kali dalam bahasa Aram, cocok untuk mengajar anak-anak muda. Naskah ini juga mengandung berbagai eksposisi haggadik yang populer untuk kuliah-kuliah umum di sinagoge dan sekolah-sekolah. Para penyunting misdrah ini menggabungkan bersama berbagai penjelasan dan penafsiran Haggadah, panjang maupun pendek, dari bacaan-bacaan yang bersambungan, kadang tanpa nama sumber, dihubungkan sedemikian rupa dengan ayat yang dibahas, atau dengan salah satu penjelasannya - suatu metode yang tidak asing dalam Talmud maupun midrash-midrash (midrashim) lain.

Pasal pertama Kitab Kejadian, mengenai penciptaan dunia dan manusia, memberikan bahan yang kaya untuk gaya eksegesis seperti ini. Seluruh bagian-bagian tertentu merupakan komentar untuk satu atau dua ayat dalam teks. Banyak rujukan kepada pemikiran filsafat kontemporer dibuat dengan maksud membantah pendapat-pendapat orang yang tidak percaya. Rujukan kepada kondisi dan peristiwa sejarah zaman itu juga dijumpai. Ini merupakan ciri midrash itu untuk melihat penggambaran tokoh dan kondisi dalam Alkitab dibandingkan dengan sejarah kontemporer pada zaman penulisan midrash tersebut.

Meskipun kisah-kisah dalam Kitab Kejadian tidak membutuhkan terlalu banyak komentar untuk topik hukum, Bereshith Rabba mengandung beberapa kalimat pendek tentang hukum (atau halakic) dan kutipan yang diambil dari Mishnah dan sumber-sumber lainnya. Midrash ini kaya dengan pemikiran yang bernilai tinggi secara spiritual dan kalimat yang ditulis dengan kata-kata yang halus, perumpamaan-perumpamaan dan kata-kata asing, terutama dari bahasa Yunani.

Tarikh

Sukar untuk memastikan tarikh penyuntingan Bereshith Rabba. Kemungkinan dikerjakan tidak lebih kemudian daripada Talmud Yerusalem. Namun pada waktu itu pun bisa jadi tidak benar-benar ditutup, karena nas yang lebih panjang atau lebih pendek selalu dapat ditambahkan, jumlah nas prefatori untuk suatu bagian dapat diperbanyak, dan nas yang sudah ada dapat dikembangan secara akresi. Naskah kuno terbaik Bereshith Rabba ditemukan di dalam Codex Add. 27,169 yang disimpan di British Museum. Dipakai untuk membuat edisi kritikal penerbitan J. Theodor.

Edisi cetak

  • Midrash Rabbah: Genesis. Terjemahan dari H. Freedman and Maurice Simon, Vols. 1–2. London: Soncino Press, 1939. ISBN 0-900689-38-2.
  • Jacob Neusner. Confronting Creation: How Judaism Reads Genesis: An Anthology of Genesis Rabbah. Columbia, S.C.: University of South Carolina Press, 1991. ISBN 0-87249-732-1.

Pranala luar

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan