Senin, 21 September 2026
00:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Jacob Neusner

Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa Inggris. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas bahasa Inggris, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa Inggris. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.

Jacob Neusner (lahir 28 Juli 1932) adalah seorang pakar yang berpengaruh dan kontroversial dalam Yudaisme, dan penulis serta penyunting yang paling produktir. Ia telah menulis atau menyunting lebih dari 924 buku tentang Torah, Mishnah, Tosefta, Talmud, Midrash dan berbagai tulisan lain mengenai Yudaisme dan keyahudian.

Biografi

Neusner, seorang tokoh terkemuka dalam studi akademis tentang agama di Amerika, mencapai kedudukan yang terkemuka dan berpengaruh ini dalam tiga cara. Ia merevolusioniskan studi Yudaisme dan mengangkatnya ke bidang studi agama-agama; ia membangun jembatan intelektual antara Yudaisme dengan agama-agama lain dan dengan demikian membangun dasar-dasar bagi pemahaman dan respek yang kuat antara agama-agama; dan, melalui pengajaran dan program-program penerbitannya, ia mengangkat karier akademis dari para sarjana dan guru yang lebih muda, baik di dalam maupun di luar studi Yudaisme. Pengaruh Neusner terhadap studi Yudaisme dan agama-agama dirasakan secara luas, kuat, menonjol, dan bertahan lama.

Neusner belajar di Harvard, Seminari Teologi Yahudi, Oxford, dan Columbia, kemudian ia memulai kariernya pada awal 1960-an, ketika agama masih merupakan bidang minor di universitas-universitas Amerika, yang umumnya terbatas pada studi biblika dan teologi Kristen (umumnya Protestan). Yudaisme dipelajari secara terbatas, umumnya pada lembaga-lembaga pendidikan Yahudi. Neusner mengubah semuanya. Ia memahami bahwa kekuatan studi agama terletak pada kemampuannya untuk membuat generalisasi, dalam menemukan struktur-struktur yang sama lintas agama dan, melalui semuanya itu, memahami persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan di antara berbagai tradisi. Berbeda dengan para pakar Yudaisme lainnya, Neusner juga tahu bahwa para sarjana tidak dapat membuat generalisasi tentang agama-agama yang tertutup bagi mereka.

Neusner membahas masalah-masalah ini dengan membangun sebuah agenda karier untuk mengangkat pertanyaan-pertanyaan kritis kepada studi Yudaisme. Keberhasilannya mengubah bukan hanya studi Yudaisme, tetapi juga memengaruhi studi agama pada umumnya. Neusner adalah orang pertama yang melihat bahwa sumber-sumber dari Yudaisme klasik tidaklah dibangun untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan historis yang standar. Ia menciptakan studi dokumenter tentang Yudaisme, dan melalui studi itu ia memperlihatkan, tanpa kenal henti dan tidak terbantahkan, bahwa masing-masing dokumen dari kanon rabinik mempunyai fokus dan agendanya sendiri-sendiri, dan bahwa sejarah Yudaisme kuno harus diajarkan dalam pengertian teks dan bukan pribadi-pribadi atau kejadian-kejadian.

Sumber biografi tambahan: Jacob Neusner. "From History to Religion." hlm. 98-116 dalam The Craft of Religious Studies, disunting oleh Jon R. Stone. New York: St. Martin's Press, 1998.

Buku-buku oleh Jacob Neusner

Sebuah daftar lengkap tentang karya-karya Profesor Jacob Neusner dapat ditemukan di sini:

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan