Minggu, 08 November 2026
10:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Gemara

Bagikan:
60px-Star_of_David.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Lukhot_Habrit.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Menorah7a.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Gemara (juga dialihaksarakan sebagai Gemora, Gemarah atau Gemorra, dari bahasa Aram גמרא gamar, secara harfiah, "belajar" atau "belajar melalui tradisi") adalah komponen Talmud yang terdiri dari analisis para rabbi dan komentar tentang Mishnah. Setelah Mishnah diterbitkan oleh Yehuda HaNasi (~ 200 M), karya itu dikaji secara mendalam oleh para rabbi dari generasi ke generasi di Babel dan Tanah Israel. Diskusi mereka dicatat dalam serangkaian buku yang kemudian menjadi "Gemara", yang jika dikombinasi dengan Mishnah merupakan Talmud.

Versi

Ada dua versi Gemara. Satu versi disusun oleh para ahli dari Israel, terutama dari akademi-akademi di Tiberias dan Kaisarea, yang diterbitkan sekitar tahun 350-400 Masehi, yaitu versi "Yirushalmi" atau "Gemara Yerusalem". Versi lain disusun oleh para sarjana dari Babilonia, terutama dari akademi-akademi di Sura, Pumbedita, dan Mata Mehasia, yang diterbitkan sekitar tahun 500 Masehi yang disebut versi "Bavli" atau Gemara Babilonia/Gemara Babel. Menurut kesepakatan atau konvensi, istilah "Gemara" atau "Talmud" tanpa keterangan lain mengacu pada versi Babel atau Babilonia.

Gemara and Mishnah

Gemara dan Mishnah bersama-sama membentuk Talmud. Jadi, Talmud terdiri dari dua komponen:

  • Mishnah - teks inti, dan
  • Gemara - analisis dan komentar yang "melengkapi" Talmud.

Dalam arti sempit, kata "Gemara" mengacu kepada penguasaan dan transmisi tradisi yang ada. Ini berlawanan dengan istilah "sevara", yang berarti "menurunkan hasil baru melalui logika". Kedua kegiatan ini terwakili dalam "Gemara" sebagai suatu karya sastra. Istilah "Gemara" untuk "kegiatan studi" jauh lebih tua dari penggunaannya sebagai suatu "pemerian teks-teks". Menurut Pirke Avot[1] suatu karya yang terbit jauh sebelum penulisan Talmud, menganjurkan orang mulai belajar "Mishnah" pada usia 10 tahun dan "Gemara" pada usia 15 tahun.

Para rabi yang mempelajari Mishnah dikenal sebagai "Tannaim" (dari bentuk tunggal: Tanna תנא). Para rabi yang mempelajari Gemara disebut sebagai "Amoraim" (dari bentuk tunggal Amora אמורא).

Karena ada dua versi Gemara, maka sebenarnya ada dua versi Talmud: "Talmud Yerusalem" (bahasa Ibrani: תלמוד ירושלמי, Talmud Yerushalmi), dan "Talmud Babilonia" atau "Talmud Babel" (bahasa Ibrani: תלמוד בבלי, Talmud Bavli), yang masing-masing memuat Gemara Yerusalem dan Gemara Babilonia. Kedua versi Gemara ini membahas Mishnah yang sama. Gemara sebagian besar ditulis dalam bahasa Aram. Gemara Yerusalem ditulis dalam bahasa Aram Barat sedangkan Gemara Babilonia dengan bahasa Aram Timur. Namun, keduanya mengandung bagian-bagian dalam bahasa Ibrani. Terkadang terdapat perubahan bahasa di tengah-tengah suatu kisah dalam tulisan tersebut.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ (Pirke Avot Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine bab 5).

Pranala luar

Sumber utama

Sumber tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan