


Bauksit (bahasa Inggris:bauxite) adalah biji utama aluminium terdiri dari hydrous aluminium oksida dan aluminium hidroksida yakni dari mineral gibbsit Al (OH) 3, boehmite γ-ALO (OH), dan diaspore α-ALO (OH), bersama-sama dengan oksida besi goethite dan bijih besi, mineral tanah liat kaolinit dan sejumlah kecil anatase Tio 2 . Pertama kali ditemukan pada tahun 1821 oleh geolog bernama Pierre Berthier[1] pemberian nama sama dengan nama desa Les Baux di selatan Prancis.
Proses Pemurnian Refinery Pembuatan Aluminium
Pembuatan Aluminium terjadi dalam dua tahap:
- Proses Bayer merupakan proses pemurnian bijih bauksit untuk memperoleh aluminium oksida (alumina), dan
- Proses Hall-Heroult merupakan proses peleburan aluminium oksida untuk menghasilkan aluminium murni.
Referensi
- ↑ "Pierre Berthier". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2024-09-25.
Pranala luar
| Nasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |
Artikel bertopik mineral ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |