Sabtu, 07 November 2026
08:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Bangui

Bangui

ibu kota Afrika Tengah

Bagikan:
Place in Ombella-M'Poko, Republik Afrika TengahTemplat:SHORTDESC:Place in Ombella-M'Poko, Republik Afrika Tengah
Bangui
Pintu gerbang di Bangui
Pintu gerbang di Bangui
Negara Republik Afrika Tengah
PrefekturOmbella-M'Poko
Pemerintahan
 • Wali kotaJean-Barkes Gombe-Kette
Luas
 • Total67 km2 (26 sq mi)
Ketinggian369 m (1,211 ft)
Populasi
 (2012)[1]
 • Total734 350
 • Kepadatan11,000/km2 (28,49/sq mi)

Bangui (Sango Bangî, dibaca "banggi") adalah wilayah federal (atau komuni) satu-satunya di Republik Afrika Tengah dan merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di Republik Afrika Tengah. Penduduknya berjumlah 531.783 jiwa (2003). Kota ini didirikan pada tahun 1889. Penduduk utama Republik Afrika Tengah sebagian tinggal di bagian barat negara itu, tepatnya di Bangui. Kota ini merupakan pusat ekonomi Republik Afrika Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah 67 km2.

Sebagai ibukota Republik Afrika Tengah, Bangui bertindak sebagai pusat administrasi, perdagangan, dan komersial. Bandara dilayani oleh Bandara Internasional Bangui M'Poko. Majelis Nasional, gedung pemerintah, bank, perusahaan asing dan kedutaan besar, rumah sakit, hotel, pasar utama dan Penjara Pusat Ngaragba semuanya berlokasi di sini. Bangui memproduksi tekstil, produk makanan, bir, sepatu dan sabun.

Geografi

250px-Bangui_18.45905E_4.41140N.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
citra Satelit kota Bangui

Bangui terletak di sebelah utara dari Sungai Ubangi. Sungai Ubangi ini sendiri merupakan pembatas antara Republik Afrika Tengah dan Republik Demokratik Kongo. Kota Zongo, bagian dari wilayah Kongo, terletak di sebelah selatan Sungai Ubangi. Bangui terletak pada koordinat 4°22' Utara, 18°35' Timur (4.36667, 18.58333).

Kebanyakan penduduk Republik Afrika Tengah tinggal di bagian barat dekat kota Bangui. Di pusat kota ini terdapat sungai dan sebuah monumen untuk menghormati Bokassa, serta ada juga Istana Presiden dan pasar pusat. 5 km sebelah utara kota ini merupakan tempat pemukiman, tempat dari pasar-pasar besar, dan juga tempat untuk kehidupan malam.

Iklim

Republik Afrika Tengah terletak tepat di utara Khatulistiwa dengan suhu harian biasanya mencapai setidaknya 30 derajat Celcius. Bangui, dekat dengan Khatulistiwa di selatan negara itu, sedikit lebih panas dan lebih basah daripada daerah utara.[2] Memiliki iklim sabana tropis (Köppen : Aw) dengan musim dingin yang kering. Sementara musim hangat adalah dari 23 Januari hingga 18 Maret, musim dingin berlangsung dari 20 Juni hingga 27 Agustus, ketika hujan sering disertai dengan badai petir.[3] Kota ini dibatasi oleh hutan hujan tropis yang lebat di sepanjang tepi sungai. Beberapa lingkungannya berada di daerah dataran rendah yang rawan banjir berulang. Hujan lebat pada bulan Juni dan Juli 2009 menyebabkan 11.000 orang kehilangan tempat tinggal.[4]

Data iklim Bangui, Republik Afrika Tengah
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rekor tertinggi °C (°F) 38.6
(101.5)
40.4
(104.7)
40.2
(104.4)
39.5
(103.1)
39.5
(103.1)
36.2
(97.2)
35.4
(95.7)
35.6
(96.1)
37.0
(98.6)
37.0
(98.6)
37.5
(99.5)
37.9
(100.2)
40.4
(104.7)
Rata-rata tertinggi °C (°F) 33.8
(92.8)
35.1
(95.2)
34.7
(94.5)
33.3
(91.9)
32.4
(90.3)
31.1
(88)
30.4
(86.7)
30.5
(86.9)
31.3
(88.3)
31.2
(88.2)
32.1
(89.8)
32.9
(91.2)
32.4
(90.3)
Rata-rata harian °C (°F) 25.2
(77.4)
26.9
(80.4)
27.6
(81.7)
27.1
(80.8)
26.4
(79.5)
25.5
(77.9)
25.0
(77)
25.1
(77.2)
25.1
(77.2)
25.0
(77)
25.4
(77.7)
25.2
(77.4)
25.8
(78.4)
Rata-rata terendah °C (°F) 18.2
(64.8)
20.8
(69.4)
22.6
(72.7)
22.5
(72.5)
22.1
(71.8)
21.6
(70.9)
21.3
(70.3)
21.3
(70.3)
21.2
(70.2)
21.2
(70.2)
20.9
(69.6)
19.1
(66.4)
21.1
(70)
Rekor terendah °C (°F) 11.8
(53.2)
12.5
(54.5)
16.0
(60.8)
19.5
(67.1)
19.8
(67.6)
19.0
(66.2)
18.5
(65.3)
18.0
(64.4)
18.5
(65.3)
17.0
(62.6)
13.7
(56.7)
12.6
(54.7)
11.8
(53.2)
Curah hujan mm (inci) 11.1
(0.437)
43.3
(1.705)
98.3
(3.87)
117.6
(4.63)
151.7
(5.972)
160.8
(6.331)
196.8
(7.748)
218.3
(8.594)
175.7
(6.917)
198.4
(7.811)
68.5
(2.697)
18.0
(0.709)
1.458,4
(57,417)
Rata-rata hari hujan (≥ 1.0 mm) 1 3 7 8 9 10 12 12 11 12 7 2 94
% kelembapan 62.8 62.1 67.9 73.3 76.2 78.2 80.0 79.8 78.3 78.5 74.7 68.4 73.35
Rata-rata sinar matahari bulanan 221 208 207 195 191 184 162 160 161 167 198 237 2.291
Sumber: NOAA[5][6]

Kebudayaan dan Ekonomi

Bangui berperan sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan komersial. Bangui menghasilkan beberapa produk diantaranya tekstil, makanan, bir, sepatu, dan sabun. Ekspor utamanya adalah katun, kayu, kopi, dan serat sisal. Pada tahun 2001, tingkat pengangguran di kota ini mencapai angka 23%.

Kota ini memiliki pelabuhan sungai dan sebuah bandara internasional (berkode BGF). Ada feri sungai yang berlayar menuju Brazzaville dan Zongo. Jalan di kota ini menghubungkan kota ini dengan Kamerun, Chad, dan Sudan.

Beberapa majalah yang diterbitkan secara periodik dan ada 3 surat kabar lokal yang diterbitkan setiap hari di Bangui. Tempat wisata lain di Bangui adalah Museum Boganda dan Istana Bokassa Palace.

Demografi

Setelah Republik Afrika Tengah mencapai kemerdekaan pada tahun 1960, kegiatan pembangunan dimulai, dan urbanisasi Bangui pun terjadi. Ini dibuktikan dengan pertumbuhan populasi dari 279.800 pada tahun 1975 menjadi 427.435 pada tahun 1988 [7] menjadi 524.000 pada tahun 1994.[8] dan menjadi 652.000 pada tahun 2001.[9] Terlepas dari suku bangsa di negara ini, kota ini juga merupakan rumah bagi kelompok minoritas pedagang Yunani, Portugis dan Yaman, dan juga memiliki komunitas kecil orang Prancis . Komunitas penduduk Bangui termasuk pedagang intan dari Afrika barat dan Chad, pedagang dari banyak negara Afrika, dan pengungsi dari Republik Demokratik Kongo dan Nigeria.[10]

Bahasa resmi negara itu adalah Prancis dan Sango ; yang terakhir (awalnya bahasa dari wilayah Sungai Ubangi) dituturkan oleh 90% populasi. Beberapa bahasa lain yang digunakan adalah Baya, Banda, Ngbaka, Sara, Mbum, Kare, dan Mandjia. Sango disederhanakan oleh misionaris Kristen dan banyak digunakan sampai hari ini.[10]

Referensi

  1. ↑ "World Gazetteer: Central African Republic - largest cities (per geographical entity)". Diakses tanggal 2013-03-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ "African Bonanza At Bangui - Prime Minister Elie Dote - Zimbio". archive.vn. 2013-07-31.{{cite web}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  3. ↑ "Average Weather in Bangui, Central African Republic, Year Round - Weather Spark". weatherspark.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-07-02. Diakses tanggal 2020-06-30.
  4. ↑ "Jeune Afrique – Premier site d'actualité sur l'Afrique (RDC, Algérie...)". JeuneAfrique.com (dalam bahasa Prancis). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-21. Diakses tanggal 2020-06-30.
  5. ↑ "Bangui Climate Normals 1991–2020". World Meteorological Organization Climatological Standard Normals (1991–2020). National Oceanic and Atmospheric Administration. Diarsipkan dari asli tanggal 25 September 2023. Diakses tanggal 25 September 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Global Surface Summary of the Day - GSOD". National Oceanic and Atmospheric Administration. Diakses tanggal Januari 26, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Central African Republic: Prefectures, Major Cities & Towns - Population Statistics in Maps and Charts". www.citypopulation.de. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-10-17. Diakses tanggal 2020-06-25.
  8. ↑ Inc, Merriam-Webster (2000). Merriam-Webster's Collegiate Encyclopedia (dalam bahasa Inggris). Merriam-Webster. ISBN 978-0-87779-017-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-19. Diakses tanggal 2020-06-25.{{cite book}}: |last= memiliki nama generik
  9. ↑ Eyoh, Dickson; Zeleza, Paul Tiyambe (2002-10-31). Encyclopedia of Twentieth-Century African History (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. ISBN 978-0-203-98657-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-19. Diakses tanggal 2020-06-25.
  10. 1 2 "Central African Republic | Culture, History, & People". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2020-06-25.

Pranala luar

Afrika Timur
Afrika Tengah
Afrika Utara
Afrika Selatan
Afrika Barat
1 Yudisial.    2 Parlementer.    3 Eksekutif.    4 de facto.    5 Resmi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan