Minggu, 18 Oktober 2026
22:19 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Balap kereta perang

Balap kereta perang

Bagikan:
250px-Puy-du-Fou-4.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Balap kereta perang

Balap kereta perang (bahasa Yunani:ἁρματοδρομία/harmatodromia, bahasa Latin:ludi circenses) adalah salah satu olahraga paling populer di Yunani Kuno, Romawi, dan Bizantium. Balap kereta perang merupakan olahraga yang berbahaya, karena dapat menyebabkan cedera (bahkan kematian) bagi kusir dan kuda. Akan tetapi, olahraga ini membangkitkan semangat penonton.

Olahraga ini dipertandingkan dalam ajang olimpiade kuno.

Awal mula balap kereta perang

TIdak diketahui sejak kapan balap kereta perang dimulai, tetapi mungkin saja olahraga ini sama tuanya dengan sejarah kereta perang. Bukti lukisan pada sebuah tembikar menunjukkan bahwa olahraga ini telah ada sejak Peradaban Mykenai.[a]

Catatan kaki

  1. ↑ Sejumlah pecahan tembikar menunjukkan lukisa dua atau lebih kereta yang terlihat berada dalam sebuah balapan. Bennett menegaskan bahwa terlihat jelas, bahwa balap kereta perang sebagai olahraga telah dimulai sejak awal abad 13 SM. Kereta perang juga digambarkan dalam vas Geometri.([1]).

Referensi

  1. ↑ Bennett 1997, hlm. 41–48.

Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan