Minggu, 18 Oktober 2026
15:56 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Baitulos

Baitulos

batu suci pada agama-agama Timur Tengah, Yunani, dan Romawi Kuno

Bagikan:
250px-Sanctuary_of_Aphrodite_at_Palaepafos%2C_Cyprus_-_conical_stone_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baitulos Afrodit di Palaipafos, Siprus. Baitulos ini yang dijelaskan oleh Tacitus.
250px-Baetylus_%28sacred_stone%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Emesa untuk dewa surya Elagabalus dengan baitulos di tengahnya. Koin Romawi abad ke-3 M.

Baitulos (bahasa Yunani Kuno:Βαίτυλος, translit. Baítulos, dari bahasa Semit: bet el berarti "balai dewa")[a] adalah batu suci yang konon diberkahi dengan kehidupan, atau memberi jalan menuju para dewa. Menurut sumber-sumber kuno, setidaknya beberapa dari benda pemujaan ini berjenis meteorit, yang dipersembahkan untuk para dewa atau dipuja sebagai lambang para dewa itu sendiri.[1]

Catatan lain menunjukkan bahwa hubungan dengan benda dapat memberikan penampakan wujud para dewa-dewi. Menurut Wendy Doniger, baitulos sebagai "bentuk induk untuk altar dan patung orang suci".[2] Secara umum baitulos diyakini memiliki sesuatu yang melekat pada sifatnya sendiri yang membuatnya keramat, ketimbang menjadi sakti karena campur tangan manusia, seperti mengukirnya menjadi gambar sesembahan. Beberapa baitulos dibiarkan dalam keadaan alami, tetapi yang lain dikerjakan oleh pematung. Pengertian yang tepat dari baitulos, sebagai lawan dari jenis batu suci lainnya, seperti "batu pemujaan" dan sebagainya, agak kabur dan semu baik dalam sumber kuno maupun modern.[3] Dalam beberapa konteks, terutama yang berkaitan dengan situs purbakala Nabath seperti Petra, istilah ini biasanya digunakan untuk prasasti unik dan memiliki relief.[4]

Batu ini memiliki peran di sebagian besar daerah Timur Tengah Kuno, agama Yunani Kuno, Romawi, serta kebudayaan lain.

Catatan

  1. ↑ bandingkan dengan Betel, Beit El

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Chisholm 1911 harvnb error: tanpa target: CITEREFChisholm1911 (bantuan) mengutip Naturalis Historia oleh Plinius Tua xvii. 9; Fotios I, Myriobiblon, Codex 242.
  2. ↑ Doniger 2000, hlm. 106.
  3. ↑ Augustine Pagolu, in Chapter 4, "Sacred Pillars" of The Religion of the Patriarchs, 1998 (Bloomsbury Academic, ISBN9781850759355) attempts to make distinctions based on ancient sources, arguably with little success.
  4. ↑ "The Betyls of Petra", Robert Wenning

Daftar pustaka

Pranala luar

  • "Baetyl" Jona Lendering, Livius.org (dalam bahasa Inggris Amerika)
  • Uta Kron: "Heilige Steine", in: Kotinos. Festschrift für Erika Simon, Mainz 1992, S. 56–70, ISBN3-8053-1425-6
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Baetylus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan