Senin, 26 Oktober 2026
19:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Bahan bakar jet

Bahan bakar jet

Bagikan:
250px-Shell_Refueller.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Truk bahan bakar Jet A-1 Shell di tikungan yang berada di Bandar Udara Internasional Vancouver (perhatikan plakat Bahan Berbahaya dan stiker "JET A-1")

Bahan bakar jet (Bahasa Inggris: jet fuel) atau avtur (singkatan dari aviation turbine fuel) merupakan salah satu jenis bahan bakar penerbangan yang dirancang untuk digunakan pada pesawat terbang yang bermesin turbin gas. Warnanya cerah sampai kekuningan. Bahan bakar yang paling umum adalah Jet A dan Jet A-1 (Avtur) yang diproduksi dalam perlengkapan spesifikasi yang terstandardisasi secara internasional. Satu-satunya bahan bakar jet yang umum digunakan dalam penerbangan bermesin turbin disebut Jet B dan digunakan untuk menghadapi cuaca dingin.

Bahan bakar jet adalah campuran sejumlah hidrokarbon yang berbeda, kemungkinan ribuan lebih. Kisaran ukurannya (berat molekul atau nomor karbon) dibatasi oleh persyaratan untuk produk, sebagai contoh, titik beku atau titik asap. Bahan bakar jenis kerosin (termasuk Jet A dan Jet A-1) memiliki distribusi nomor karbon antara 8-16; bahan bakar jet tipe potong luas atau nafta (termasuk Jet B), berkisar antara 5-15 nomor karbon.[1]

Bahan bakar jet minyak bumi

Bahan bakar jet adalah bahan bakar yang berasal dari minyak bumi yang diproduksi di kilang minyak dengan cara memurnikan minyak mentah menjadi berbagai aliran yang kemudian dicampur bersama:

Langkah

  1. Desalting. Menghilangkan air dan jejak garam dari minyak mentah
  2. Distilasi. Memisahkan bahan mentah menjadi aliran berdasarkan titik didih
  3. Pemrosesan Menghilangkan komponen yang tidak diinginkan seperti asam, sulfur, dan logam
  4. Hydrocracking. Meningkatkan hasil produk untuk fraksi minyak mentah yang lebih berat
  5. Pencampuran. Mencampur aliran secara selektif untuk membuat produk yang diinginkan
  6. Aditif. Menyuntikkan aditif untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas bahan bakar
  7. Pengujian. Menguji produk akhir untuk memastikannya memenuhi spesifikasi
  8. Penyimpanan. Menyimpan produk akhir dalam tangki hingga pengiriman

Jumlah pemurnian yang diperlukan untuk memproduksi bahan bakar jet bergantung pada komposisi minyak mentah. Produk akhir dapat sangat bervariasi karena variabilitas komponen minyak mentah.

Beberapa kualitas penting bahan bakar jet meliputi titik beku, titik nyala, dan titik asapnya. Misalnya, Jet A-1 membeku pada suhu kurang dari atau sama dengan -47°C, sedangkan Jet A membeku pada suhu kurang dari atau sama dengan -40°C. Rata-rata, satu barel minyak mentah berukuran 42 galon yang diproduksi di AS menghasilkan sekitar 3 hingga 4 galon bahan bakar jet.

Rujukan

  1. ↑ Chevron Products Corporation. "Aviation Turbine Fuel Composition". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2009-05-08.

Lihat pula

Pranala luar

Komponen mesin gas turbin pesawat terbang, sistem, dan terminologi
Turbin gas
Jenis
Komponen
mekanikal
Terminologi
Propeler
Komponen
Terminologi
Instrumen
mesin
Kontrol mesin pesawat
Sistem bahan bakar
dan induksi
Sistem lain
Ikon rintisan

Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik energi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan