Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
JP-4, atau JP4 (untuk "Jet Propelan") adalah sebuah bahan bakar jet, yang ditetapkan pada tahun 1951 oleh pemerintah Amerika Serikat (MIL-DTL-5624). Bahan bakar tersebut adalah 50-50 campuran minyak tanah dan bensin. Ia memiliki titik nyala lebih rendah dari JP-1, tetapi disukai karena ketersediaan yang lebih besar. Merupakan bahan bakar jet Angkatan Udara AS utama antara 1951 dan 1995. Kode NATO adalah F-40. Juga dikenal sebagai avtag.
Lihat pula
- Bahan bakar penerbangan
- Bahan bakar jet
- Minyak bumi
- Bahan bakar
- Pesawat udara
- Bensin
- Avgas
- JP-1
- JP-5
- JP-6
- JP-7
- JP-8
- JPTS
- Propelan roket
- Propelan roket cair
- Mesin roket
- Kriogenik (bahan bakar) penyimpanan pada temperatur yang sangat rendah berupa cair gas seperti hidrogen cair.
- Hipergolik (propelan) mudah menyala spontan ketika kontak kombinai komponen propelan eperti bahan bakar dan oksidator.
- Oksidator
- Oksigen cair
- Hidrogen cair
- Minyak tanah
- Metana
- Monometilhidrazina
- Aerozine 50
- RP-1 Rocket Propellant 1 atau Refined Petroleum 1
- Dinitrogen tetroksida N2O4
- Dimetilhidrazin tak simetris UDMH
- Peroksida uji tinggi
- Hidrazina
- Katalisis
- Monopropelan
- Bipropelan